Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Pemerintahan

Pemkab Tabalong Siapkan Strategi Terpadu Atasi Kemiskinan di Banua Lawas

P
Portal-Tabalong
2 menit baca
Pemkab Tabalong Siapkan Strategi Terpadu Atasi Kemiskinan di Banua Lawas

Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen menanggulangi kemiskinan di Kecamatan Banua Lawas dengan menyiapkan berbagai program prioritas yang terintegrasi. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tabalong saat Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kecamatan Banua Lawas yang digelar pada 6 Februari 2026.

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menyampaikan sejumlah program penanganan kemiskinan yang akan dilaksanakan Pemkab Tabalong di Kecamatan Banua Lawas. Program-program tersebut difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan akses lahan pertanian, rumah layak huni, serta pengembangan usaha ekonomi produktif.

Salah satu upaya utama yang dilakukan pemerintah daerah adalah pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kondisi dan potensi wilayah. Untuk Kecamatan Banua Lawas, arah kebijakan difokuskan pada penguatan ketahanan pangan sebagai potensi utama yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Habib Taufani Alkaf menjelaskan, sebagian besar masyarakat Banua Lawas masih berada pada posisi sebagai buruh tani atau menggarap lahan milik orang lain. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab lambatnya penurunan angka kemiskinan. Melalui program cetak sawah baru, pemerintah daerah berupaya memberikan akses kepemilikan lahan pertanian, khususnya bagi warga yang belum memiliki lahan garapan.

Selain kepemilikan lahan, ketersediaan rumah layak huni juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Satu rumah yang dihuni oleh tiga hingga empat kepala keluarga dinilai berdampak langsung terhadap status kemiskinan. Ke depan, pemerintah merencanakan program terpadu yang meliputi penyediaan rumah, lahan pertanian, serta usaha ekonomi produktif yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun 2027.

“Harapannya nanti masyarakat bisa mandiri. Saat ini satu rumah bisa dihuni tiga sampai empat keluarga. Ini menjadi salah satu faktor kemiskinan karena tidak memiliki rumah. Ke depan akan benar-benar disiapkan rumahnya, lahannya untuk bertani, serta usaha ekonominya. Program-program ini insya Allah akan dilaksanakan mulai tahun 2027, dengan dukungan infrastruktur yang sudah siap,” ujar Habib Taufani Alkaf.

Melalui perencanaan yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap program penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Banua Lawas dapat berjalan efektif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dukungan infrastruktur serta sinergi lintas sektor diharapkan menjadi kunci agar target penurunan angka kemiskinan dapat tercapai sesuai rencana pembangunan daerah.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen