Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

Tanjung – Menghadapi potensi banjir saat musim hujan, BPBD Kabupaten Tabalong telah menyiapkan sejumlah perahu di titik-titik rawan banjir, sebagai sarana evakuasi serta membantu mobilitas warga saat banjir terjadi.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Tabalong telah menempatkan perahu di sejumlah wilayah yang paling berisiko terdampak banjir. Kepala Pelaksana BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi, menyebutkan, beberapa titik penempatan perahu di wilayah utara berada di Desa Marindi dan Nawin di Kecamatan Haruai, dan Desa Muara Uya.
Wilayah tengah berada di Pangkalan, Ujung Murung, dan Agung.
Sementara di wilayah selatan, perahu disediakan di Kecamatan Muara Harus, Kelua, Banua Lawas, serta di Pugaan.
Keberadaan perahu ini tidak hanya diperuntukkan bagi evakuasi warga, tetapi juga untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus beraktivitas saat banjir melanda.
Haris menambahkan, apabila jumlah perahu yang tersedia di lapangan belum mencukupi, BPBD akan mengerahkan perahu tambahan milik BPBD dan Tim Reaksi Cepat ke wilayah yang membutuhkan.
"Nah semua itu sudah kita sediakan perahu termasuk daerah Banua Lawas misalnya daerah Bangkiling, Bangkiling Raya itu sudah ada perahu jadi antisipasi yang dini kalau terjadi pengungsian kemudian untuk menunjang aktivitas warga mobilisasi warga selama banjir terjadi, nah apabila diperlukan lagi penambahan perahu maka perahu yang ada di BPBD Tabalong dengan TRC-nya akan kita kerahkan ke titik-titik tertentu yang memerlukan," ujar Haris Fakhrozi, Kepala Pelaksana BPBD Tabalong.
Selain menyiapkan sarana evakuasi, BPBD Tabalong juga memastikan ketersediaan logistik di gudang persediaan. Jika terjadi kebutuhan dapur umum, BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta melibatkan pelaku usaha dan berbagai unsur lainnya melalui kolaborasi pentahelix penanggulangan bencana.
Dengan kesiapan sarana, personel, dan logistik ini, BPBD Tabalong berharap penanganan banjir dapat dilakukan lebih cepat, serta kebutuhan dan keselamatan warga terdampak dapat tetap terjaga.

