Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Pertanian dan Perkebunan

Jamur Akar Putih dan Gugur Daun Masih Jadi Momok Petani Karet di Tabalong

P
Portal-Tabalong
19 Feb 2025 14:361 menit baca
Jamur Akar Putih dan Gugur Daun Masih Jadi Momok Petani Karet di Tabalong

Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong akan memberikan pelatihan penanganan penyakit tanaman karet yang dalam beberapa tahun terakhir banyak menyerang perkebunan masyarakat. Pelatihan akan dilakukan di 12 kecamatan se-Tabalong.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak terjadi permasalahan yang menyerang perkebunan karet masyarakat, seperti penyakit gugur daun dan jamur akar putih. Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong juga tengah fokus menangani permasalahan ini.

Penyakit jamur akar putih dan gugur daun pada karet merupakan penyakit serius yang berdampak pada penurunan produktivitas karet. Hal ini berpengaruh besar pada pendapatan petani karet di Tabalong karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidupnya pada karet.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Disbunnak Tabalong, Zulverzi, menjelaskan, di tahun 2025 pihaknya akan memberikan pelatihan ke 12 kecamatan di Kabupaten Tabalong terkait cara mengendalikan jamur akar putih dan penyakit gugur daun. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan bantuan pupuk kepada para petani yang kebun karetnya sedang diserang penyakit jamur akar putih dan gugur daun.

“Kalau dari bidang pengendalian dan penanggulangan ini, bantuan-bantuan kami untuk tahun ini terdiri dari 12 pelatihan terkait dengan bagaimana cara mengendalikan penyakit tadi untuk kemudian dipraktikkan dengan bagaimana menggunakan alatnya. Yang kedua, kita membantu pupuk. Jadi, pupuk kita ada dua: ada pupuk kandang kemudian pupuk yang bentuknya tablet, jadi pupuk majemuk lengkap. Jadi, itu nanti akan kita bantu terkait dengan penyehatan kembali tanaman yang sudah terserang penyakit dan sudah kita obati,” ujar Zulverzi, Kabid Pengendalian dan Penanggulangan Disbunnak Tabalong.

Selain itu, pihak Disbunnak juga akan memberikan sekitar 7.000 tanaman biofarmaka berupa bibit jahe kepada 480 peserta pelatihan yang tersebar di seluruh kecamatan di Tabalong. Tanaman jahe sendiri ditujukan untuk ditanam di area perkebunan karet, yang mana tanaman ini nantinya akan bermanfaat untuk menangkal penyakit jamur akar putih.

(Maria Ulfah/TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen