Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Tanggap Darurat Bencana

Puncak Kemarau Terjadi di September, Risiko Karhutla & Kabut Asap Masih Mengintai

P
Portal-Tabalong
08 Sep 2026 18:012 menit baca
Puncak Kemarau Terjadi di September, Risiko Karhutla & Kabut Asap Masih Mengintai

Kemarau panjang masih mengancam Kabupaten Tabalong hingga akhir September 2026. Kondisi ini meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, sehingga masyarakat diminta tetap waspada dan menghindari pembakaran lahan.

September diperkirakan menjadi puncak musim kemarau tahun ini. Berdasarkan prediksi BMKG, kondisi kemarau diperkirakan mulai berakhir pada akhir September, kemudian berangsur melandai hingga Desember.

Kepala BPBD Tabalong Haris Fakhrozi menyebut, selama kondisi kering masih berlangsung, risiko karhutla dan kabut asap masih perlu diwaspadai. Menghadapi kondisi ini, masyarakat diminta memantau informasi cuaca dan karhutla melalui sumber resmi, seperti BMKG dan Sipongi.

Warga juga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak penting, terutama saat kualitas udara menurun.

"Ya kita menurut prediksi BMKG kemarau akan mulai berakhir di akhir September ya karena memang puncaknya di September ini. Nah jadi mungkin nanti menurut perkiraan di akhir September itu akan mulai melandai sampai ke Desember," ujar Haris Fakhrozi, Kepala BPBD Tabalong.

Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar.

"Karena di sini masih ada kekhawatiran kami karena masih ada kearifan lokal yang masih dijunjung oleh masyarakat terkait pembukaan lahan dengan membakar lahan, itu yang menjadi atensi kami, dan sedapat mungkin di masa kemarau panjang ini yang kalau dibilang adalah El Nino Godzilla, itu hindari sedapat mungkin tidak melaksanakan pembakaran lahan meskipun di lahan pribadi, saat ini mohon dengan sangat untuk menghindari pembakaran lahan, karena ancaman yang bisa ditimbulkan itu sangat luar biasa karena juga kekeringan ini sudah hampir mencapai fase klimaks dan itu tadi puncak kemarau ini ya di bulan September ini," kata Kolonel Arh Riyanto Budi Nugroho, Penyuluh Karhutla.

Meski kemarau diperkirakan mulai melandai pada akhir September, masyarakat tetap diminta tidak lengah dalam mencegah karhutla. Pemantauan informasi cuaca, menghindari pembakaran lahan, serta menjaga kesehatan saat terpapar kabut asap, menjadi langkah yang dapat dilakukan sambil menunggu kondisi cuaca kembali membaik.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Diskominfo Tabalong bersama BPS Sosialisasikan Penghitungan Kebutuhan Jabatan Fungsional Statistisi bagi Perangkat Daerah
    Pemerintahan·1 minggu yang lalu

    Diskominfo Tabalong bersama BPS Sosialisasikan Penghitungan Kebutuhan Jabatan Fungsional Statistisi bagi Perangkat Daerah

  2. 02
    Tak Perlu Pusing Modal! BPR Tabalong Siap Biayai Penjahit Seragam Gratis
    Ekonomi dan Bisnis·1 minggu yang lalu

    Tak Perlu Pusing Modal! BPR Tabalong Siap Biayai Penjahit Seragam Gratis

  3. 03
    Dua Jenis Seragam Gratis untuk Siswa, Orang Tua Bisa Bernapas Lega!
    Pendidikan·1 minggu yang lalu

    Dua Jenis Seragam Gratis untuk Siswa, Orang Tua Bisa Bernapas Lega!

  4. 04
    375 Penjahit Wilayah Selatan Dapat Order Seragam Gratis, Haji Fani: Jaga Kualitas!
    Ketenagakerjaan·1 minggu yang lalu

    375 Penjahit Wilayah Selatan Dapat Order Seragam Gratis, Haji Fani: Jaga Kualitas!

  5. 05
    Mau Kebagian Pesanan Seragam Gratis? Penjahit Tabalong Diminta Bentuk Paguyuban
    Ketenagakerjaan·1 minggu yang lalu

    Mau Kebagian Pesanan Seragam Gratis? Penjahit Tabalong Diminta Bentuk Paguyuban