Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Pembangunan

Pemkab Perjuangkan Layanan Internet di Daerah Terpencil dan Lemah Sinyal

P
Portal-Tabalong
30 Jan 2026 19:571 menit baca
Pemkab Perjuangkan Layanan Internet di Daerah Terpencil dan Lemah Sinyal

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong mengusulkan pembangunan serta penguatan 15 Base Transceiver Station atau BTS kepada pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan komunikasi, khususnya di wilayah terpencil dan daerah yang masih lemah sinyal.

Jajaran Diskominfo bersama Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Akbar, mengusulkan pembangunan serta penguatan 15 BTS tersebut kepada Kementerian Komunikasi Digital belum lama ini. Usulan ini disampaikan sebagai upaya meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasi, terutama di wilayah terpencil dan daerah dengan akses sinyal yang masih terbatas di Kabupaten Tabalong.

Kepala Diskominfo Tabalong, Edy Suriani, menjelaskan Diskominfo tidak secara langsung membangun BTS, melainkan mengajukan usulan kepada Kementerian Komunikasi Digital melalui BAKTI Kominfo.

Usulan tersebut mencakup 15 titik yang tersebar di sejumlah desa, antara lain Desa Suriyan dan Desa Lok Batu Kecamatan Haruai, Desa Kinarum Kecamatan Upau, tiga titik di Desa Muara Uya, dua titik di Desa Dambung Raya, dua titik di Desa Panaan, satu titik di Desa Bumi Makmur Kecamatan Bintang Ara, Desa Lano dan Desa Purui Kecamatan Jaro, serta Desa Sei Kumap dan Desa Salikung Kecamatan Muara Uya.

Edy menuturkan sebagian besar desa yang diusulkan berada di wilayah utara Tabalong yang secara geografis memiliki kendala akses kualitas jaringan telekomunikasi. Meski sejumlah BTS sebelumnya telah terbangun, kendala yang masih dihadapi adalah lemahnya bandwidth.

“Karena kita sudah memiliki BTS-BTS di daerah terpencil, ada tujuh BTS dulu yang telah dibangun dan untuk bandwidth-nya masih lemah. Oleh sebab itu, kemarin kita minta penambahan bandwidth agar nanti masyarakat bisa maksimal menggunakan layanan telekomunikasi di daerah-daerah terpencil tersebut,” ujar Edy Suriani, Kepala Diskominfo Tabalong.

Edy menambahkan, secara data wilayah blank spot di Kabupaten Tabalong sudah tidak ada. Namun demikian, masih terdapat beberapa wilayah dengan cakupan sinyal yang lemah sehingga memerlukan penguatan perangkat telekomunikasi.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen