Atasi 14 Zona Sinyal Lemah, Diskominfo Tabalong Gandeng Provider Siapkan BTS Temporal

Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mempercepat penanganan wilayah dengan kualitas jaringan telekomunikasi rendah pada tahun 2026. Saat ini, tercatat sebanyak 14 titik zona sinyal lemah yang tersebar di sejumlah wilayah Tabalong dan tengah diupayakan penuntasannya melalui koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta penyedia layanan seluler.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Tabalong, Zainaini, saat ditemui pada 3 Februari 2026 di Kantor Diskominfo Tabalong, Kecamatan Tanjung. Zainaini menjelaskan, ke-14 titik tersebut dikategorikan sebagai zona sinyal lemah, bukan blank spot, mengingat seluruh desa di Kabupaten Tabalong saat ini telah terbebas dari wilayah tanpa sinyal sama sekali.
Untuk mempercepat penanganan, Diskominfo Tabalong telah menyurati Kementerian Komunikasi dan Digital guna meminta dukungan penyelesaian zona sinyal lemah di daerah. Selain itu, Diskominfo juga terus berkoordinasi dengan penyedia layanan seluler untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang, salah satunya dengan penempatan BTS sementara atau BTS temporal agar kualitas jaringan dapat segera meningkat.
“Untuk kasus terbaru ini, khususnya di Desa Surian, kami meminta kepada provider untuk menempatkan sementara BTS temporal di desa tersebut. Respons dari Telkomsel cukup baik, di mana menara temporal akan segera ditempatkan di Desa Surian,” ujar Zainaini, Kabid Aplikasi dan Informatika Diskominfo Tabalong.
Zainaini berharap, dengan tertanganinya seluruh zona sinyal lemah, visi Tabalong Smart dapat semakin terwujud, khususnya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. Akses internet yang lebih baik dinilai menjadi fondasi penting bagi pengembangan layanan publik berbasis digital di Kabupaten Tabalong.


