Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Ketahanan Pangan

Pembangunan JIFOC Dikebut, Tabalong Siapkan Kawasan Penopang Ketahanan Pangan & Agrowisata

P
Portal-Tabalong
17 Sep 2025 19:361 menit baca
Pembangunan JIFOC Dikebut, Tabalong Siapkan Kawasan Penopang Ketahanan Pangan & Agrowisata

Pemerintah Kabupaten Tabalong mengebut pembangunan kawasan Jirak Food Cluster atau JIFOC. Kawasan tersebut dirancang untuk dibangun sebagai pusat agrowisata pertanian terpadu, yang mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Desa Jirak.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tabalong menargetkan pembangunan jalan usaha tani sepanjang 3,5 kilometer di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan. Saat ini, realisasi pengerjaan sudah mencapai lebih dari 2 kilometer, menghubungkan Desa Pampanan dan Tamunti, Kecamatan Pugaan, hingga ke Desa Madang, Kecamatan Muara Harus.

Kepala UPT Pemeliharaan Jalan, Jembatan, dan Pengairan Wilayah I, Edy Gunawan, menjelaskan, pembangunan kawasan pertanian terintegrasi ini juga akan dilanjutkan dengan pengelolaan saluran tersier, termasuk kanal-kanal kecil yang terhubung dengan saluran utama.

Lahan yang tergenang air akan dimanfaatkan untuk sektor perikanan, sementara lahan kering diperuntukkan bagi pengembangan hortikultura. Tidak hanya itu, sektor perikanan di kawasan JIFOC rencananya juga mendapat dukungan program CSR PT Pertamina EP Tanjung serta kerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat.

“JIFOC ini ada 3 kawasan. Kawasan berair untuk perikanan, dan itu sudah ada kerja sama dengan CSR dari Pertamina, kemudian dari ULM. Kemudian dari Adaro mungkin ada juga untuk pembuatan tersier, tujuannya agar air yang masuk ke kolam wilayah perairan tidak terlalu dalam, jadi bisa dimanfaatkan untuk perikanan. Di area tengah kawasan semi basah itu akan dimanfaatkan oleh BPP yang akan dimaksimalkan dari bantuan Brigade Pangan sekitar 200 hektar, dan lahan kering sekitar 400 hektar digunakan untuk horti dan tanaman komoditas.” ujar Edy Gunawan, Kepala UPT Pemeliharaan Jalan, Jembatan & Pengairan Wilayah I.

Total kebutuhan dana pembangunan kawasan ini mencapai Rp700 juta, sementara alokasi dari APBDesa 2025 sudah disiapkan sekitar Rp500 juta. Dengan adanya Jirak Food Cluster, Kecamatan Pugaan diharapkan mampu menjadi kawasan penopang ketahanan pangan sekaligus destinasi agrowisata baru di wilayah selatan Bumi Saraba Kawa.

(Muhammad Ariadi/TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen