Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Pertanian dan Perkebunan

Program Bela Tani Tabalong Disambut Petani, Harga Gabah Tak Lagi Dikuasai Tengkulak

P
Portal-Tabalong
08 Jul 2025 16:101 menit baca
Program Bela Tani Tabalong Disambut Petani, Harga Gabah Tak Lagi Dikuasai Tengkulak

Program Bela Tani atau Beli Beras Petani yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk meningkatkan perekonomian masyarakat disambut baik oleh para petani. Program Bela Tani dinilai berdampak nyata pada kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Tabalong.

Ketua Gapoktan Maju Bersama Desa Banua Rantau, Kecamatan Banua Lawas, Khalikin, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur terhadap pelaksanaan Program Bela Tani (Beli Beras Petani) yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Menurut Khalikin, Program Bela Tani memberi solusi atas permasalahan yang sering terjadi pada petani, yaitu menggantungkan harga gabah ke tengkulak. Melalui program ini, Gapoktan berperan aktif sebagai penyalur beras petani kepada pemerintah secara langsung.

Khalikin pun berharap Program Bela Tani ini dapat terus berlanjut sehingga semakin meningkatkan perekonomian petani dan mengimbangi harga yang dulunya dikuasai oleh tengkulak.

“Harapan kami, mudah-mudahan program ini terus berlanjut. Bukan hanya harapan kami, tapi juga harapan masyarakat umumnya, terutama dari pihak pelaku pertanian di tingkat bawah. Dulu pertanian itu dikendalikan oleh tengkulak-tengkulak saat menjual benih. Sekarang, kami bisa menukar hasil pertanian kami langsung. Artinya, mengimbangi antara tengkulak dengan kami, Pak. Sehingga harga gabah di masyarakat itu sekarang bisa kami jual dengan harga Rp6.600 per kilogram.” ujar Khalikin, Ketua Gapoktan Maju Bersama.

Meski demikian, Khalikin mengakui adanya beberapa kendala yang sering dialami oleh petani di wilayah Kecamatan Banua Lawas, yaitu masalah kendaraan operasional. Namun, kendala tersebut masih bisa diatasi.

(Dano Nafarin / TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen