Soroti Layanan Homecare, Komisi I DPRD Tabalong Minta Kunjungan Pasien Dilakukan Rutin

Komisi I DPRD Tabalong menyoroti pelaksanaan program layanan kesehatan homecare yang dinilai masih belum maksimal. Legislatif berharap layanan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan bagi pasien yang telah terdata, agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal.
Ketua Komisi I DPRD Tabalong, Akhmad Helmi, menyampaikan masukan tersebut saat memimpin rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong. Rapat yang digelar di Gedung Fraksi DPRD Tabalong pada 5 Juni 2026 ini membahas evaluasi program dan rencana kerja perubahan tahun anggaran 2026.
Dalam rapat ini, Komisi I menilai program homecare yang menjadi salah satu layanan unggulan pemerintah daerah masih memerlukan peningkatan. Pasalnya, pelayanan yang diberikan kepada pasien di rumah dinilai belum dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.
Komisi I DPRD Tabalong menegaskan, pasien yang sudah terdata dan menjadi sasaran homecare seharusnya mendapat kunjungan secara berkala tanpa harus menunggu laporan baru dari masyarakat. Dengan demikian, kondisi kesehatan pasien dapat terpantau secara berkesinambungan melalui pemeriksaan dan pengobatan lanjutan.
"Jadi kami masukannya tadi kalau sudah di pelaksanaan homecare itu sudah tahu, sudah ada titik-titik yang dikunjungi secara rutin, itu supaya dilaksanakan secara rutin, tidak menunggu laporan lagi bahwa pasien yang harus ditangani ini melalui homecare yang sudah terdata dan sudah diketahui titik-titiknya, supaya rutin dilaksanakan, tidak menunggu laporan dari masyarakat lagi," ujar Akhmad Helmi, Ketua Komisi I DPRD Tabalong.
Menanggapi masukan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, Ahmad Baihaki, menyatakan pihaknya menyambut baik saran dari DPRD. Dinas Kesehatan berkomitmen terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan agar program homecare mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
"Terkait dengan layanan homecare, kami ke depannya akan lebih meningkatkan lagi yang sudah kita laksanakan. Yang awalnya kemarin dari Pak Bupati, kami dalam rangka untuk masyarakat terus kita berikan tambahan pemberian obat dan ke depannya akan diberikan dengan penambahan untuk penanganan bayi balita kita terkait stunting seperti itu," ujar Ahmad Baihaki, Kepala Dinkes Tabalong.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tabalong, hingga 4 Juni 2026 layanan homecare telah menjangkau 21 ribu 41 pasien dari target 30 ribu 247 pasien pada tahun ini.








