Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Info Tabalong

Antrean BBM Subsidi Belum Terurai, Haji Fani Akan Lakukan Evaluasi

P
Portal-Tabalong
20 Jul 2026 21:071 menit baca
Antrean BBM Subsidi Belum Terurai, Haji Fani Akan Lakukan Evaluasi

Pemerintah Kabupaten Tabalong akan melakukan evaluasi terhadap kesepakatan pengaturan pembelian bahan bakar minyak bersubsidi di SPBU, menyusul masih panjangnya antrean kendaraan di sejumlah titik pengisian BBM.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani yang diwawancarai belum lama tadi. Haji Fani menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tabalong terus memantau pelaksanaan kesepakatan yang telah dibuat bersama para pengelola SPBU untuk menjaga ketertiban penyaluran BBM bersubsidi.

Untuk memastikan kesepakatan yang telah dibuat berjalan dengan baik, Pemkab Tabalong juga telah menempatkan 2 orang petugas Satpol PP di setiap SPBU, khususnya di wilayah perkotaan.

Iapun menambahkan dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Tabalong berencana mengundang kembali pihak terkait untuk mengevaluasi efektivitas kesepakatan yang telah diterapkan, termasuk mengkaji langkah-langkah tambahan yang dinilai mampu mengurai antrean di SPBU.

"Nah, tapi tentu kami terus akan mengevaluasi ya, mungkin terkait dengan kesepakatan yang sudah dilaksanakan ini, mungkin dalam beberapa hari ke depan, mungkin kita akan mengevaluasi, kita undang lagi, mungkin kita akan lihat treatment apa yang harus kita undang untuk memastikan kesepakatan ini berjalan, ataupun menjadi ada reduksi terkait dengan antrian yang begitu panjang," kata Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Haji Fani juga menambahkan, salah satu penyebab meningkatnya antrean adalah beralihnya sebagian pengguna Pertamax ke Pertalite, menyusul selisih harga yang semakin besar, sehingga permintaan terhadap BBM bersubsidi meningkat signifikan.

Untuk itu ia juga mengimbau seluruh ASN agar tetap menggunakan Pertamax pada kendaraan dinas, mengingat Pertalite merupakan BBM bersubsidi yang diprioritaskan bagi masyarakat yang berhak.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tabalong meminta masyarakat dan pengelola SPBU mematuhi kesepakatan pembatasan pembelian, yaitu maksimal 70 ribu rupiah untuk kendaraan roda dua dan 300 ribu rupiah untuk roda empat dalam satu hari satu kali pengisian, agar distribusi BBM lebih merata dan antrean dapat berkurang.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Kabut Asap Memburuk, Pemkab Tabalong Alihkan Pembelajaran ke Sistem PJJ
    Pendidikan·3 hari yang lalu

    Kabut Asap Memburuk, Pemkab Tabalong Alihkan Pembelajaran ke Sistem PJJ

  2. 02
    Kabut Asap Menebal, Kualitas Udara Tabalong Masuk Kategori Berbahaya
    Kesehatan·2 hari yang lalu

    Kabut Asap Menebal, Kualitas Udara Tabalong Masuk Kategori Berbahaya

  3. 03
    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju
    Info Pemilu·1 bulan yang lalu

    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju

  4. 04
    Evaluasi PPPK Tabalong, Peserta Berharap Kontrak Kerja Kembali Diperpanjang
    Pemerintahan·4 hari yang lalu

    Evaluasi PPPK Tabalong, Peserta Berharap Kontrak Kerja Kembali Diperpanjang

  5. 05
    RDP DPRD Tabalong Hasilkan 4 Poin Kesepakatan dari Perselisihan Warga Padangin & PT Adaro
    Pemerintahan·1 minggu yang lalu

    RDP DPRD Tabalong Hasilkan 4 Poin Kesepakatan dari Perselisihan Warga Padangin & PT Adaro