Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Pertanian dan Perkebunan

Petani Banyu Tajun Uji Coba Budidaya Bawang Merah dari Biji, Tekan Biaya Produksi

P
Portal-Tabalong
23 Jul 2026 15:221 menit baca
Petani Banyu Tajun Uji Coba Budidaya Bawang Merah dari Biji, Tekan Biaya Produksi

Tingginya harga serta permintaan bawang merah di Tabalong mendorong seorang petani di Desa Banyu Tajun, Kecamatan Tanjung, untuk mencoba budidaya bawang merah dari biji. Metode tersebut dipilih agar biaya produksi lebih efisien dibandingkan menggunakan bibit umbi.

Pak Ahong menjadi salah satu petani di Desa Banyu Tajun yang mencari terobosan dalam budidaya bawang merah. Setelah berhasil menanam bawang merah dari umbi, kali ini ia mencoba menanam bawang merah dari biji jenis merah F1.

Budidaya bawang merah dari biji umumnya lebih lama dibandingkan budidaya dari umbi, karena penyemaian memakan waktu hingga 2 bulan. Namun hal ini tak menjadi masalah untuk Ahong. Keputusan ini diambilnya karena harga bibit umbi relatif mahal, mengingat pasokannya masih didatangkan dari Pulau Jawa. Dengan menanam dari biji, ia berharap biaya produksi dapat ditekan sekaligus menjadi pengalaman baru dalam mengembangkan usaha taninya.

Saat ini budidaya bawang merah ini dilakukan di atas lahan seluas 20 borongan dengan sekitar 10 ribu lubang tanam. Meski masih dalam tahap uji coba, Ahong optimis tanaman ini dapat tumbuh dengan baik melalui perawatan yang intensif.

"Sebetulnya tidak ada tips khusus, cuma karena kita lahan coba-coba masih penjajakan jadi belum ada tips khusus. Cuma yang jelas perhatiannya harus ditingkatkan dari pada tanaman lain karena kita baru pertama ini," kata Ahong, Petani.

Ahong berharap tanam perdana bawang merah dari biji ini dapat memberikan hasil yang baik, sehingga dapat menjadi alternatif bagi petani lain di Tabalong untuk mengembangkan komoditas bawang merah dengan biaya produksi yang lebih efisien. Ia pun berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk mengembangkan budidaya bawang merah, mengingat saat ini bawang merah menjadi salah satu komoditas yang harganya sering berfluktuasi, lantaran pasokan kebanyakan didatangkan dari luar Tabalong.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Kabut Asap Memburuk, Pemkab Tabalong Alihkan Pembelajaran ke Sistem PJJ
    Pendidikan·1 minggu yang lalu

    Kabut Asap Memburuk, Pemkab Tabalong Alihkan Pembelajaran ke Sistem PJJ

  2. 02
    Kabut Asap Menebal, Kualitas Udara Tabalong Masuk Kategori Berbahaya
    Kesehatan·6 hari yang lalu

    Kabut Asap Menebal, Kualitas Udara Tabalong Masuk Kategori Berbahaya

  3. 03
    Kabut Asap Berkurang, PTM di Tabalong Kembali Diterapkan 3 September
    Pendidikan·5 hari yang lalu

    Kabut Asap Berkurang, PTM di Tabalong Kembali Diterapkan 3 September

  4. 04
    Tabalong Raih Dua Penghargaan dari Pemerintah Pusat, Kantongi Dana Fiskal 3,5 Miliar
    Pemerintahan·4 hari yang lalu

    Tabalong Raih Dua Penghargaan dari Pemerintah Pusat, Kantongi Dana Fiskal 3,5 Miliar

  5. 05
    Raperda APBD Perubahan 2026 Mulai Dibahas, DPRD Targetkan Selesai September
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    Raperda APBD Perubahan 2026 Mulai Dibahas, DPRD Targetkan Selesai September