Literasi Digital Jadi Tema GLT, Peserta Belajar Menjadi Kreator Konten Positif

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong kembali menggelar Gerakan Literasi Tabalong atau GLT. Kali ini, peserta diajak memanfaatkan platform digital dan media sosial sebagai sarana literasi yang edukatif dan inspiratif di era digital.
Gerakan Literasi Tabalong yang digelar di Aula Dispersip Tabalong pada 3 Juni 2026 ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari guru, siswa, hingga mahasiswa yang ingin menambah wawasan tentang pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan literasi.
Dalam kegiatan ini Dispersip Tabalong menghadirkan pegiat literasi dan praktisi media, Husnan Budiman, sebagai narasumber. Peserta dibekali pengetahuan tentang dasar-dasar membuat konten video, mulai dari mengenali minat dan kemampuan diri, menentukan target penonton, hingga memahami peluang dan tantangan menjadi kreator konten.
Pustakawan Ahli Muda Dispersip Tabalong, Fajar Kusumanto, menjelaskan pemilihan materi ini dilakukan karena konten video kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, platform digital perlu dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat dan mencerdaskan.
"Jadi kami memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi. Jadi harapan dari kegiatan ini adalah para peserta dapat menggunakan media sosial dengan bijak dan tentunya nantinya akan memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat," ujar Fajar Kusumanto, Pustakawan Ahli Muda Dispersip Tabalong.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman antara peserta dan narasumber. Berbagai topik dibahas, mulai dari kendala membuat konten hingga tips agar video edukatif dapat menjangkau lebih banyak audiens.








