BKKBN Kalsel Apresiasi Kolaborasi Pemkab Tabalong & Swasta Tangani Anak Stunting

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tabalong yang melibatkan dunia usaha pada Program Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Tabalong.
Melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting, Pemerintah Kabupaten Tabalong menggandeng 17 perusahaan yang beroperasi di daerah untuk menjadi orang tua asuh bagi 254 anak stunting yang tersebar di berbagai wilayah di Tabalong.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong, Syam’ani, mengatakan setelah dilakukan penandatanganan komitmen bersama ini, pihak pemerintah dan perusahaan langsung akan bergerak menjalankan Program Orang Tua Asuh dengan intervensi yang dilakukan berupa pemberian makanan tambahan pangan lokal serta pemberian susu tinggi protein atau sesuai kebutuhan anak sasaran.
"Dalam hal ini Kabupaten Tabalong melibatkan 17 perusahaan yang beroperasi di daerah Kabupaten Tabalong untuk menjadi orang tua asuh bagi 254 anak stunting. Ini memperkuat program yang sudah dilaksanakan oleh kawan-kawan Dinas Kesehatan berupa pemberian makanan tambahan, pemberian susu dengan protein tinggi, dan program rumah tidak layak huni yang dilaksanakan di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Kita juga akan membangun dan merehabilitasi jamban-jamban yang berada di rumah-rumah yang tidak layak huni," ujar Syam’ani, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Tabalong.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Lisna Prihantini, mengapresiasi langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk menurunkan angka stunting. Ia menilai penanganan stunting memerlukan kolaborasi seluruh pihak dan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam Program Orang Tua Asuh menjadi contoh sinergi yang baik dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung target penurunan stunting.
"Ini sangat apresiasi juga, di mana untuk mencegah stunting itu tidak hanya dari satu sektor pemerintahan, tetapi dengan perusahaan-perusahaan berkolaborasi memberikan bantuan kepada masyarakat di Tabalong adalah hal yang penting. Karena stunting ini tidak bisa dikerjakan sendiri, tapi dengan perusahaan-perusahaan terlibat untuk membantu masyarakat. Stunting yang lebih smart dengan sistem yang dibikin oleh Pak Bupati ini menjadi hal terbaik untuk Tabalong," tutur Lisna Prihantini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel.
Selain memberikan makanan dan asupan tambahan bagi anak stunting, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel juga meminta pemerintah maupun dunia usaha untuk tetap memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemahaman untuk pemenuhan gizi serta kesehatan bagi anak dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan.



