ANC Berkualitas Jadi Kunci Keselamatan Ibu dan Bayi, Bidan Diminta Perkuat Pendampingan

Ketua IBI Tabalong mengingatkan pentingnya proses Antenatal Care (ANC) berkualitas bagi ibu hamil. Pasalnya, melalui Antenatal Care yang berkualitas, mampu mendeteksi komplikasi secara dini hingga meminimalisir kesakitan pada ibu hamil.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tabalong, Harimi Seventri, usai memberikan materi pada kegiatan Penguatan Antenatal Care Berkualitas yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong pada Kamis, 4 Juni 2026.
Harimi Seventri menjelaskan bahwa dengan memperhatikan seluruh tahapan Antenatal Care berkualitas, para bidan dapat terus memberikan pemeriksaan dan pendampingan secara berkelanjutan. Sehingga apabila ada masalah kesehatan seperti darah tinggi, berat badan naik tidak wajar, dan lain sebagainya, dapat dilakukan rujukan atau tindakan lebih lanjut.
Dengan tindakan cepat dan tepat, tidak hanya akan mencegah terjadinya kematian ibu dan anak, namun juga dapat meminimalisir tingkat kesakitan bagi para ibu hamil saat melahirkan dan memastikan bayi yang dilahirkan selamat serta dalam kondisi baik saat dilahirkan.
"Ya, untuk mencegah angka kematian ibu dan bayi. Dan juga angka kesakitan harus turun, tidak hanya kematian, tapi juga kesakitan pada ibu hamil. Misalnya terlambat penanganan pada ibu yang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak ditangani, akhirnya bisa terjadi kejang, bahkan bisa sampai lumpuh. Nah, itu bahayanya kalau tidak cepat ditangani. Atau bayinya besar dan tidak cepat ditangani atau dirujuk ke rumah sakit, kemudian melahirkan di rumah, bisa terjadi kecacatan seperti patah bahu. Nah, itu. Karena kalau dari awal sudah kita pantau, sudah kita lakukan ANC yang berkualitas, maka bisa cepat kita rujuk ke rumah sakit," ujar Harimi Seventri, Ketua IBI Tabalong.
Diketahui, layanan Antenatal Care berkualitas sendiri idealnya dilakukan minimal enam kali selama masa kehamilan. Layanan ANC dilakukan pada trimester pertama sebanyak satu kali, trimester kedua sebanyak dua kali, dan trimester ketiga sebanyak tiga kali kunjungan.








