Dprd Minta Banpres Rp10 Miliar Perkuat Relawan Karhutla Tabalong

Tabalong - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabalong mendorong Bantuan Presiden Rp10 miliar dimanfaatkan untuk memperkuat armada dan sarana prasarana relawan penanganan karhutla. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan kebakaran di lapangan.
Wakil Ketua I DPRD Tabalong, Mustafa, menyambut baik Bantuan Presiden senilai Rp10 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tabalong. Menurutnya, bantuan tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kebutuhan operasional relawan, termasuk armada dan sarana prasarana pemadaman agar penanganan karhutla dapat dilakukan lebih optimal.
Mustafa menegaskan, penanganan karhutla memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, DPRD, relawan, dan masyarakat. Terlebih di tengah kondisi cuaca ekstrem, kesiapsiagaan dan ketersediaan peralatan menjadi hal penting untuk mencegah meluasnya kebakaran.
"Harapan kami dengan ada bantuan ini pertama untuk menyemangati juga bagi relawan dan juga masyarakat untuk bagaimana kita menyikapi dengan kebakaran hutan ini," ujar Mustafa, Wakil Ketua I DPRD Tabalong.
Mustafa berharap, dukungan dana tersebut dapat memperkuat kapasitas relawan melalui ketersediaan armada dan peralatan yang memadai. Sinergi seluruh pihak juga dinilai penting agar upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Tabalong berjalan efektif.
Diketahui Pemkab Tabalong telah menyusun penggunaan dana Bantuan Presiden senilai Rp10 miliar tersebut yang diprioritaskan untuk pengadaan tujuh unit mobil tangki air, 90 unit mesin pemadam jinjing dan gendong beserta alat pelindung diri, serta 90 unit mesin pemadam portabel untuk UPBS.
Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk penyediaan lima ribu kotak masker, dukungan ruang oksigen di 18 puskesmas dan satu PSC, serta 17 ribu liter BBM untuk mendukung operasional relawan dan UPBS di lapangan.
