7 Daerah Bersatu, Bandara Warukin Bersiap Terbang ke Jakarta

Tanjung - Tujuh pemerintah daerah di kawasan Banua Enam, Barito Timur hingga Kabupaten Paser menandatangani kesepakatan kerja sama untuk mendukung pengoperasian kembali Bandara Warukin. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat konektivitas dan mempermudah mobilitas antardaerah.
Pemerintah Kabupaten Tabalong terus mematangkan rencana pengoperasian kembali Bandara Warukin melalui kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah di kawasan Banua Enam dan sekitarnya. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan di kediaman Dinas Bupati Tabalong, pada Jumat, 6 November 2026. Pertemuan ini dihadiri perwakilan tujuh pemerintah daerah, yaitu Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Barito Timur, Kalimantan Tengah, serta Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, tujuh pihak menandatangani nota kesepahaman atau MoU sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung operasional Bandara Warukin. Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani menegaskan, Bandara Warukin bukan hanya menjadi kebutuhan Tabalong, tetapi juga daerah-daerah di sekitarnya. Karena itu, kolaborasi antardaerah dinilai penting agar bandara ini dapat dimanfaatkan bersama.
"Ini merupakan kebutuhan kita semua, Pak. Jadi bukan kepentingan lagi, kebutuhan kita semua, seluruh rekan-rekan di sekitar Kabupaten Tabalong ini dan se-Banua Enam ini, dan Kabupaten Bartim dan juga di Tanah Grogot juga menjadi kebutuhan untuk bisa kita memanfaatkan bandara udara ini," ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Melalui kesepakatan ini, Haji Fani berharap pengoperasian kembali Bandara Warukin dapat membuka akses transportasi udara yang lebih mudah, sekaligus mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Banua Enam dan daerah sekitarnya. Diketahui Pemerintah Kabupaten Tabalong menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan Flyjaya untuk mendukung pengoperasian kembali Bandara Warukin. Kerja sama ini direncanakan melayani rute penerbangan Warukin–Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan sebaliknya.


