Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Ekonomi dan Bisnis

Komisi II DPRD Tabalong menyoroti rencana penurunan anggaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan atau DKUKMPP, hingga sekitar 48 persen pada APBD Induk 2027. DPRD b

P
Portal-Tabalong
24 Sep 2026 19:112 menit baca
Komisi II DPRD Tabalong menyoroti rencana penurunan anggaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan atau DKUKMPP, hingga sekitar 48 persen pada APBD Induk 2027. DPRD b

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan atau DKUKMPP Tabalong, mendapat tambahan anggaran sekitar 6,9 miliar rupiah dalam APBD Perubahan 2026. Alokasi terbesar akan digunakan untuk revitalisasi dan perbaikan sejumlah pasar.

Pembahasan rencana kerja APBD Perubahan 2026, dilakukan DKUPP bersama Komisi II DPRD Tabalong, Senin 21 September 2026.

Kepala DKUKMPP Tabalong, Soleh menyebut, anggaran DKUKMPP meningkat dari sekitar 43 miliar menjadi 50 miliar rupiah setelah perubahan. Penambahan terbesar terdapat pada sektor pasar, dengan alokasi tambahan hampir 3,7 miliar rupiah.

Tambahan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk renovasi pasar, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta persiapan Pekan Raya Tabalong. Yang mana alokasi terbesar diarahkan untuk revitalisasi dan penambahan fasilitas pasar, di antaranya Pasar Bajut Desa Warukin, Expo Center, Pasar Jangkung, dan Pasar Kelua.

Khusus di Expo Center Mabuun, DKUPP akan menambah area untuk mendukung aktivitas pelaku UMKM.

"Kita mendapatkan anggaran perubahan sekitar 6 miliar untuk kegiatan renovasi pasar, kegiatan pengentasan kemiskinan ekstrem juga dalam rangka persiapan Pekan Raya Tabalong, dan yang paling banyak itu nanti untuk revitalisasi pasar, penambahan penambahan pasar yang kita rehab. Untuk rehab pasar kita ada di Pasar Bajut Desa Warukin, Expo Center, Pasar Jangkung, kemudian di Kelua ada juga. Untuk expo kita akan lakukan untuk penambahan area bagi para pelaku UMKM," ujar Soleh, Kepala DKUKMPP Tabalong.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Tabalong, Winarto menyebut, sarana dan prasarana pasar perlu ditingkatkan, lantaran masih banyak pasar tradisional dan pasar milik pemerintah daerah yang memerlukan perbaikan serta renovasi.

"Jadi penambahan yang agak signifikan ini di pasar, karena memang pasar ini banyak perlu melakukan perbaikan dan renovasi terhadap beberapa pasar tradisional maupun pasar milik pemerintah kabupaten itu yang dominan dilakukan di perubahan APBD. Kalau yang lain kami masih anggap normal dan wajar yang bisa dilakukan oleh dinas ini," kata Winarto, Ketua Komisi II DPRD Tabalong.

DPRD Tabalong berharap, tambahan anggaran ini dapat memenuhi kebutuhan perbaikan pasar, serta meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Pelatihan Vokasi BLK Tanjung Buka Peluang Kerja dan Usaha Bagi Peserta
    Ketenagakerjaan·1 minggu yang lalu

    Pelatihan Vokasi BLK Tanjung Buka Peluang Kerja dan Usaha Bagi Peserta

  2. 02
    Sejak 1 September, Tabalong Kembali Alami Pemadaman Listrik Bergilir
    Info Tabalong·1 minggu yang lalu

    Sejak 1 September, Tabalong Kembali Alami Pemadaman Listrik Bergilir

  3. 03
    418 PPPK Tabalong Dievaluasi, 411 Dipastikan Lanjut Kontrak
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    418 PPPK Tabalong Dievaluasi, 411 Dipastikan Lanjut Kontrak

  4. 04
    Kabut Asap Meningkat, Sekolah di Tabalong Kembali Terapkan PJJ
    Kesehatan·1 minggu yang lalu

    Kabut Asap Meningkat, Sekolah di Tabalong Kembali Terapkan PJJ

  5. 05
    2 Tradisi Budaya Warga Tabalong Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda
    Budaya·1 minggu yang lalu

    2 Tradisi Budaya Warga Tabalong Resmi Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda