Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Kesehatan

RSUD HBK Tabalong Berencana Kelola Limbah Medis Secara Mandiri, Capai 30 Ton per Bulan

P
Portal-Tabalong
23 May 2025 16:401 menit baca
RSUD HBK Tabalong Berencana Kelola Limbah Medis Secara Mandiri, Capai 30 Ton per Bulan

Manajemen Rumah Sakit Haji Badaruddin Kasim (RSUD HBK) Tabalong berencana mengelola limbah medis secara mandiri. Pasalnya, dalam sebulan saja, limbah medis yang dihasilkan oleh RSUD Haji Badaruddin mencapai puluhan ton dan saat ini masih dikelola oleh pihak ketiga.

Hal tersebut diutarakan Pelaksana Tugas Direktur RSUD Haji Badaruddin Kasim Tabalong, Setyawan Andri Wibowo, pada rapat bersama Komisi I DPRD Tabalong serta Dinas Kesehatan Tabalong pada 19 Mei 2025.

Setyawan menyampaikan keinginan pihaknya untuk memiliki instalasi pengolahan air limbah medis di RSUD Haji Badaruddin Kasim. Pasalnya, selama ini pengelolaan limbah medis dari RSUD HBK Tabalong dikerjasamakan dengan pihak ketiga yang berada di Balikpapan dan Banjarmasin.

"Tadi kita sampaikan ke Komisi I bahwa untuk limbah medis selama ini kan kita ada pihak ketiga ya, dan itu kita sebulan bisa 10 sampai 20 ton. Tadi kita sampaikan ke Komisi I agar kalau bisa dianggarkan, kita ada insinerator. Dulu pernah ada tapi rusak. Nah, kita akan mengusulkan, dan anggarannya lumayan besar. Jadi itu yang akan kita usulkan agar bisa masuk di perubahan, atau kalau tidak, minimal di induk 2026." ujar Setyawan Andri Wibowo – Plt. Direktur RSUD H. Badaruddin Kasim Tabalong.

Komisi I DPRD Kabupaten Tabalong selaku mitra kerjanya mendukung agar RSUD Haji Badaruddin Kasim bisa mengelola limbah medis secara mandiri. Ketua Komisi I, Akhmad Helmi, meminta agar anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) bisa segera dimasukkan dalam anggaran perubahan APBD 2025.

"Kami berharap di perubahan ini, sudah disampaikan ke Komisi I berkaitan dengan penanganan limbah itu, sehingga nanti dalam pembahasan anggaran di perubahan kita bisa bahas bersama." ujar Akhmad Helmi, Ketua Komisi I DPRD Tabalong.

Helmi menambahkan bahwa pengelolaan limbah medis merupakan suatu hal yang penting atau krusial untuk segera ditangani secara profesional, agar limbah medis tidak menjadi masalah di kemudian hari.

(Nova Arianti – TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Gelar Rakor di Tabalong, Gubernur Kalsel Nyatakan Kondisi Karhutla di Wil. Banua Anam Telah Menurun
    Tanggap Darurat Bencana·1 minggu yang lalu

    Gelar Rakor di Tabalong, Gubernur Kalsel Nyatakan Kondisi Karhutla di Wil. Banua Anam Telah Menurun

  2. 02
    Pelatihan Vokasi BLK Tanjung Buka Peluang Kerja dan Usaha Bagi Peserta
    Ketenagakerjaan·5 hari yang lalu

    Pelatihan Vokasi BLK Tanjung Buka Peluang Kerja dan Usaha Bagi Peserta

  3. 03
    Cegah Banjir, Gubernur Kalsel Dorong Percepatan Infrastruktur Lintas Daerah
    Tanggap Darurat Bencana·1 minggu yang lalu

    Cegah Banjir, Gubernur Kalsel Dorong Percepatan Infrastruktur Lintas Daerah

  4. 04
    Sejak 1 September, Tabalong Kembali Alami Pemadaman Listrik Bergilir
    Info Tabalong·5 hari yang lalu

    Sejak 1 September, Tabalong Kembali Alami Pemadaman Listrik Bergilir

  5. 05
    418 PPPK Tabalong Dievaluasi, 411 Dipastikan Lanjut Kontrak
    Pemerintahan·4 hari yang lalu

    418 PPPK Tabalong Dievaluasi, 411 Dipastikan Lanjut Kontrak