Peringati Hari Lahir Pancasila, Wabup Tabalong Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa

Pemerintah Kabupaten Tabalong mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Tabalong pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Pemerintah Kabupaten Tabalong pada 2 Juni 2026 di halaman Pendopo Bersinar Pembataan.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkai dengan Hari Kebangkitan Nasional serta HUT ke-77 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan dipimpin Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf. Di kesempatan ini ia menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Lahir Pancasila memiliki benang merah yang sama, yaitu lahirnya kesadaran kolektif bangsa Indonesia untuk bersatu, bangkit, dan bergerak menuju masa depan yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Habib Taufan mengatakan Pancasila menjadi penuntun bangsa di tengah berbagai tantangan global. Pancasila juga menjadi jangkar moral dalam menghadapi perubahan zaman, termasuk tantangan di bidang informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi digital.
Menurut Habib Taufan, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menyiapkan generasi penerus yang unggul dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Sehingga pembangunan sumber daya manusia dan penguatan karakter generasi muda perlu terus ditingkatkan sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.
"Kebangkitan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerusnya. Menjaga tunas bangsa berarti memastikan anak-anak dan generasi muda Indonesia tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu, pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, penguatan karakter, dan perlindungan generasi muda merupakan investasi penting untuk memperkuat kedaulatan bangsa," ujar Habib Muhammad Taufani Alkaf, Wakil Bupati Tabalong.
Dalam kesempatan itu, Habib Taufan juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga toleransi, meningkatkan literasi digital, serta melawan intoleransi, radikalisme, dan disinformasi yang dapat mengganggu persatuan bangsa.








