Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Pertanian dan Perkebunan

Kenaikan BBM Solar Tekan Usaha Penggilingan Padi, Biaya Operasional Melonjak

P
Portal-Tabalong
18 May 2026 20:501 menit baca
Kenaikan BBM Solar Tekan Usaha Penggilingan Padi, Biaya Operasional Melonjak

Kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM jenis solar mulai berdampak pada sektor agriindustri di Kabupaten Tabalong. Salah satunya dialami usaha penggilingan padi di Kelurahan Pembataan yang kini harus menanggung kenaikan biaya operasional akibat sulitnya mendapatkan solar.

Sektor agriindustri atau sektor pengolahan hasil industri pertanian turut terdampak kenaikan harga BBM berjenis solar. Salah satunya di pabrik penggilingan padi milik Haji Astani atau yang lebih akrab disapa Haji Aput di Sulingan, Kelurahan Pembataan.

Haji Aput mengaku, dari harga solar yang awalnya 12 ribu per liter kini menjadi 29 ribu rupiah per liter. Karena hal tersebut, dirinya merasa kesulitan dalam mencari BBM solar untuk menggerakkan mesin penggiling padi miliknya. Dirinya juga mengaku sering membeli di SPBU, namun untuk saat ini lebih sering membeli di pedagang eceran.

"Mun kaini tangalih pang pada nang tadahulu oleh tedampaknya nang ada-ada ini. Dahulukan harga minyak solar 11 sampai 12 ribu, wahini 29 harganya. Jauh bedanya. Sahari tu ja perlu minyak sekitar 15 liter sahari paling kada, amun banihnya banyak bisa kada mayu jua. Ini gen yang handak menggiling kada bakurang, malah batambah tarus karena orang musim mangatam. Sahari tu bisa 7 pikul bisa jua parak sa ton. Amunnya hujan bisa jua parai, orang kada kawa manjamur, jadi tatap haja kita jalan soalnya kasian orang kada makan kaina," ujar H. Astani, Pemilik Penggilingan Padi Sulingan.

Untuk menghindari kerugian, Haji Aput menaikkan biaya penggilingan dari yang awalnya 600 rupiah per kilo gabah, kini menjadi 800 rupiah per kilo. Meski telah menaikkan biaya, ia menyebut pendapatan dari usaha penggilingan padi ini turun sekitar 40 persen lebih.

Kendati demikian, Haji Aput mengatakan petani atau warga yang memakai jasa penggilingan padi masih tinggi karena bertepatan dengan musim panen. Bahkan, saat ini dirinya mengaku hasil gilingan bisa mencapai 1 ton per harinya.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Pemkab Tabalong Pastikan Ritel Modern Patuhi RDTR, Usaha Lokal Tetap Terlindungi
    Ekonomi dan Bisnis·6 hari yang lalu

    Pemkab Tabalong Pastikan Ritel Modern Patuhi RDTR, Usaha Lokal Tetap Terlindungi

  2. 02
    Disnaker Tabalong Siapkan Pelatihan Konten Kreator untuk Disabilitas, Penyetaraan Akses di Era Digital
    Ketenagakerjaan·1 minggu yang lalu

    Disnaker Tabalong Siapkan Pelatihan Konten Kreator untuk Disabilitas, Penyetaraan Akses di Era Digital

  3. 03
    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju
    Info Pemilu·1 hari yang lalu

    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju

  4. 04
    Raperda Perlindungan Lingkungan Hidup Tabalong Siap Disahkan Menjadi Perda
    Pemerintahan·1 minggu yang lalu

    Raperda Perlindungan Lingkungan Hidup Tabalong Siap Disahkan Menjadi Perda

  5. 05
    Desa Ribang Wakili Tabalong, TP PKK Kalsel Nilai Tertib Administrasi dan Ketahanan Pangan Keluarga
    Ketahanan Pangan·1 minggu yang lalu

    Desa Ribang Wakili Tabalong, TP PKK Kalsel Nilai Tertib Administrasi dan Ketahanan Pangan Keluarga