Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

BPOM Perketat Peredaran Obat Keras, Apoteker Tabalong Dorong Kesadaran Masyarakat

A
Admin
27 Mar 2026 15:501 menit bacaSumber: admin
BPOM Perketat Peredaran Obat Keras, Apoteker Tabalong Dorong Kesadaran Masyarakat

Menanggapi pro dan kontra yang terjadi di tengah masyarakat beberapa waktu terakhir terkait pembelian obat antibiotik dan obat keras yang harus menyertakan resep dokter, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia atau IAI Kabupaten Tabalong menegaskan bahwa regulasi tersebut untuk keamanan masyarakat.

Beberapa waktu terakhir masyarakat Kabupaten Tabalong dihadapkan dengan aturan pengetatan pembelian obat oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM Tabalong yang bertindak sebagai pengawas. Dalam aturan yang diedarkan BPOM, pembelian antibiotik dan obat keras wajib menggunakan resep dokter.

Pengetatan aturan ini mendapatkan respons pro dan kontra di tengah masyarakat. Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Kabupaten Tabalong menjelaskan bahwa regulasi pembelian obat ini merupakan hal yang wajar sebagai upaya untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pasalnya, dengan disertai resep dokter, obat yang diberikan akan sesuai dengan kebutuhan para pasien.

“Yang paling penting adalah kita memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang paling utama adalah keamanan masyarakat dalam menggunakan obat, serta keamanan dalam terapi obat. Khawatirnya kita minum obat tapi terjadi gejala lain, misalnya sakit gigi tiba-tiba menggunakan obat keras apalagi antibiotik, itu tidak diperbolehkan secara luas. Jadi kalau bisa sesuai dengan edukasi apoteker nanti diberikan obat yang tepat,” kata Setyawan Andri Wibowo, Ketua IAI Tabalong.

Sementara itu, apoteker di Apotek Kiara Medika, Muhammad Gazali Rahman, menyambut baik adanya regulasi tersebut. Menurutnya, hal ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap dampak dan efek dari obat yang mereka konsumsi.

“Sebujurnya bagus saja supaya masyarakat lebih aware terhadap kesehatannya sendiri, termasuk soal obat. Jadi mereka ingin tahu kenapa harus menggunakan resep, apa fungsi obatnya, dan kenapa harus beresep. Di situ kami juga menjelaskan,” ujar Muhammad Gazali Rahman, apoteker.

Gazali pun menambahkan bahwa respons konsumen terhadap aturan ini beragam, mulai dari yang pro hingga kontra. Namun pihaknya terus memberikan edukasi dan penjelasan agar masyarakat dapat memahami tujuan dari penerapan aturan tersebut.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Pasar Murah Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Menyambut HBKN Hari Raya Idul Adha 1447 H
    Ekonomi dan Bisnis·1 hari yang lalu

    Pasar Murah Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Menyambut HBKN Hari Raya Idul Adha 1447 H

  2. 02
    Jelang Idul Adha, Pemkab Tabalong Ajak Warga Sembelih Hewan Kurban di RPH
    Pemerintahan·3 hari yang lalu

    Jelang Idul Adha, Pemkab Tabalong Ajak Warga Sembelih Hewan Kurban di RPH

  3. 03
    Tekan Biaya Operasional, DLH Tabalong Akan Alihkan BBM Armada Sampah ke Bio Solar
    Pemerintahan·1 minggu yang lalu

    Tekan Biaya Operasional, DLH Tabalong Akan Alihkan BBM Armada Sampah ke Bio Solar

  4. 04
    Pemerintah Kabupaten Tabalong menekankan pentingnya peningkatan kinerja, kompetensi, dan inovasi aparatur sipil negara di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan rencana promosi serta mutasi jabatan d
    Pemerintahan·1 minggu yang lalu

    Pemerintah Kabupaten Tabalong menekankan pentingnya peningkatan kinerja, kompetensi, dan inovasi aparatur sipil negara di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan rencana promosi serta mutasi jabatan d

  5. 05
    HIPMI Tabalong Punya Nahkoda Baru, Edo Fokus Kembangkan UMKM dan Ekonomi Kreatif
    Ekonomi dan Bisnis·1 minggu yang lalu

    HIPMI Tabalong Punya Nahkoda Baru, Edo Fokus Kembangkan UMKM dan Ekonomi Kreatif