Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Ekonomi dan Bisnis

Blak-blakan, Haji Fani Ungkap Alasan HET Pertalite Pengecer Belum Bisa Ditetapkan

P
Portal-Tabalong
03 Oct 2026 20:591 menit baca
Blak-blakan, Haji Fani Ungkap Alasan HET Pertalite Pengecer Belum Bisa Ditetapkan

TABALONG – Pemerintah Kabupaten Tabalong belum dapat menetapkan Harga Eceran Tertinggi atau HET BBM bersubsidi di tingkat pengecer. Pasalnya, pemerintah masih terkendala persoalan regulasi yang menjadi dasar kebijakan.

Persoalan harga BBM bersubsidi, khususnya Pertalite, menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam FGD Forkopimda bersama seluruh elemen masyarakat Tabalong, Kamis, 1 Oktober 2026, di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi Pembataan.

Dalam forum tersebut, masyarakat mengusulkan agar pemerintah daerah menetapkan harga eceran tertinggi, atau HET, untuk penjualan Pertalite di tingkat pengecer.

Namun, Bupati Tabalong, Haji Muhammad Noor Rifani, menyebut Pemkab belum dapat menetapkan HET karena belum menemukan regulasi yang menjadi dasar kewenangan pemerintah daerah dalam menetapkan harga tersebut.

"Ada saran dari masyarakat tetapkan HET katanya. Sampai saat ini sejauh ini Bapak Ibu, kami belum menemukan regulasi dari pemerintah pusat ataupun undang-undang yang memperbolehkan pemerintah kabupaten mengatur HET di kabupaten. Ya ini perlu saya sampaikan, kalau memang ada tolong informasikan ke kami. Kalau setahu kami cuma sekadar imbauan saja yang bisa, tetapi kalau menjadi suatu Perbup, menjadi suatu Keputusan Bupati sampai saat ini saya mencari belum ada Bapak Ibu sekalian," ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Meski belum dapat menetapkan HET, Haji Fani menyampaikan pemerintah daerah tetap dapat memberikan imbauan kepada pengecer, agar tidak menjual BBM bersubsidi dengan harga yang terlalu tinggi.

Menurut Bupati, imbauan tersebut dapat menjadi salah satu upaya pemerintah daerah, meski dampaknya dinilai tidak akan terlalu signifikan.

Sementara itu, Pemkab Tabalong juga terus mengevaluasi penerapan ganjil-genap bagi kendaraan roda empat di SPBU, sebagai salah satu upaya mengurangi antrean pengisian Pertalite.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan

  2. 02
    Dikawal Desi Suryanti, Dekranasda Tabalong Go Nasional! Produk Umkm Tampil Di Kriyanusa 2026
    Info Haji·5 hari yang lalu

    Dikawal Desi Suryanti, Dekranasda Tabalong Go Nasional! Produk Umkm Tampil Di Kriyanusa 2026

  3. 03
    Kabut Asap Masih Mengancam! Disdikbud Tabalong Minta Orang Tua Awasi Anak
    Pendidikan·5 hari yang lalu

    Kabut Asap Masih Mengancam! Disdikbud Tabalong Minta Orang Tua Awasi Anak

  4. 04
    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net
    Kesehatan·2 hari yang lalu

    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net

  5. 05
    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?
    Pariwisata·3 hari yang lalu

    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?