Pemkab Tabalong Dorong Paliat Jadi Produk UMKM Unggulan, dengan Kemasan Kalengan

Pemerintah Kabupaten Tabalong berencana mengembangkan masakan paliat khas daerah menjadi produk kalengan. Inovasi tersebut dilakukan untuk memperluas pengenalan kuliner khas Tabalong, sekaligus mendorong produk UMKM agar naik kelas.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, usai menghadiri Rakor Teknis Program Prioritas Pelatihan Tenaga Terampil di Disnaker Tabalong, pada 7 September 2026. Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan, tetapi juga dengan mendorong inovasi pada produk khas daerah.
Salah satunya masakan paliat, yang selama ini lebih banyak dinikmati sebagai hidangan segar. Melalui pengembangan dalam bentuk kaleng, paliat diharapkan memiliki daya simpan lebih panjang, sehingga dapat dinikmati kapan saja dan menjadi salah satu pilihan oleh-oleh khas Tabalong.
"Ya jadi memang kami terus mendorong ya upaya-upaya dari UMKM kita ini bisa naik kelas, salah satunya potensi daerah kita seperti masakan paliat ataupun buah langsat khas daerah kita, jadi itu bisa dinikmati tidak hanya saat musim buahnya saja, jadi caranya bagaimana? Ya harus dikalengkan. Nah ini kita upayakan InsyaAllah dalam waktu dekat akan dilaunching masakan paliat kalengan ataupun potensi-potensi daerah kita yang lain yang akan kita kalengkan sehingga oleh-oleh produk kita di Tabalong ini semakin variatif dan bisa dinikmati dalam waktu yang lama," ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Pemkab Tabalong menargetkan paliat kalengan dapat sebelum peringatan Hari Jadi Kabupaten Tabalong. Kehadiran produk ini diharapkan menambah variasi oleh-oleh khas Tabalong, sekaligus membuka peluang baru bagi UMKM untuk mengembangkan dan memasarkan produk lokal.



