Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Ekonomi dan Bisnis

Standar Rumah Produksi Masih Jadi Tantangan UMKM Tabalong Raih Izin BPOM

P
Portal-Tabalong
05 Feb 2026 14:412 menit baca
Standar Rumah Produksi Masih Jadi Tantangan UMKM Tabalong Raih Izin BPOM

Standar rumah produksi masih menjadi kendala utama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Kabupaten Tabalong dalam memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). BPOM Tabalong menegaskan, proses perizinan sebenarnya tidak sulit dan biayanya relatif terjangkau.

BPOM Tabalong menyebut, hambatan terbesar yang kerap dihadapi pelaku UMKM bukan terletak pada biaya maupun prosedur perizinan, melainkan pada sarana dan tempat produksi yang belum memenuhi standar higienitas serta kelayakan yang telah ditetapkan.

Kepala BPOM Tabalong, Taufiqurrohman, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan secara menyeluruh kepada pelaku UMKM. Pendampingan tersebut dilakukan sejak tahap awal pengurusan izin, hingga memastikan produk memenuhi persyaratan untuk dapat diedarkan ke masyarakat. Dalam prosesnya, BPOM juga melakukan pengujian terhadap bahan baku produk. Apabila belum memenuhi syarat, pelaku usaha akan dibina dan dibantu melakukan perbaikan, termasuk penataan tempat produksi agar sesuai dengan standar yang berlaku.

Taufiqurrohman menegaskan, biaya pengurusan izin edar BPOM per produk relatif murah, yakni berkisar antara seratus ribu hingga seratus lima puluh ribu rupiah per produk. Sementara itu, uji laboratorium dapat dilakukan di laboratorium terakreditasi yang dipilih oleh pelaku usaha.

“Kami di sini sudah mendampingi ratusan lebih pelaku UMKM dan tidak dipungut biaya sama sekali. Kami langsung turun ke masyarakat dan membantu menyiapkan seluruh dokumen. Kami juga memiliki program Sapa Nusantara, di mana kami mendampingi pelaku usaha di wilayah penyangga IKN. Jika pelaku usaha menghubungi BPOM Tabalong, tim kami akan langsung turun ke lapangan. Biaya satu produk sebenarnya sekitar tiga ratus ribu rupiah, namun disubsidi sehingga hanya sekitar seratus lima puluh ribu rupiah,” ujar Taufiqurrohman, Kepala BPOM Tabalong.

Hingga saat ini, di Kabupaten Tabalong tercatat sekitar 40 UMKM yang telah dinyatakan lulus uji dan memperoleh izin edar BPOM.

Selain itu, BPOM Tabalong juga menjalankan program nasional Sapa Nusantara yang bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia. Program ini bertujuan membantu UMKM yang mengalami kendala pembiayaan. Melalui program tersebut, pelaku UMKM tidak hanya didampingi dalam pengurusan perizinan, tetapi juga difasilitasi dalam pemenuhan sarana dan prasarana produksi, termasuk perbaikan rumah produksi agar lebih layak, aman, dan higienis.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen