Meski Kasus Kebakaran Menurun Selama Bulan Juli, Damkar Tabalong Tetap Maksimalkan Kesiapsiagaan

Jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Tabalong selama Juli 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Meski demikian, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong tetap meningkatkan kesiapsiagaan personel dan armada untuk mengantisipasi potensi kebakaran, terlebih di tengah cuaca panas.
Berdasarkan data dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong, selama bulan Juli 2026 tercatat enam kali kejadian kebakaran yang berhasil ditangani petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Muhammad Jahyani, menjelaskan, penurunan jumlah kejadian menjadi kabar positif, namun kondisi ini tidak mengurangi kewaspadaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh kejadian kebakaran yang terjadi selama bulan Juli didominasi oleh kebakaran murni, dengan penyebab umum seperti korsleting listrik dan tanpa indikasi adanya unsur kesengajaan.
Dalam penanganan setiap insiden kebakaran, Damkar Tabalong mengaku tidak menghadapi kendala berarti, respon time petugas bahkan selalu berada di bawah standar operasional yang ditetapkan yaitu maksimal 15 menit.
Selain itu, sejak meningkatnya kejadian kebakaran pada bulan Mei yang lalu, seluruh personel dan armada Damkar masih ditempatkan dalam status siaga satu. Setiap kendaraan dipastikan siap operasi dengan tangki air penuh, kondisi mesin yang baik, serta bahan bakar yang selalu tersedia.
"Selalu siap, karena dari bulan Mei kemarin, semenjak eskalasi kejadian kebakaran yang meningkat, seluruh anggota kita kita posisikan di posisi siaga 1. Jadi seluruh anggota, baik yang petugas piket maupun petugas standby, itu semua berada di posisi siaga 1. Seluruh unit armada yang kita miliki, kita posisikan semua siap tempur. Semua tanki harus on fire, semua tanki tidak berada yang kosong, mesin itu dicek secara berkala, BBM juga kita usahakan selalu terisi penuh. Ini saya tugasin kepada anggota-anggota kita yang memang diberi kewenangan untuk mengelola itu. Jadi secara umum, baik personil maupun unit yang kita gunakan, semua dalam kondisi on fire semua," kata Muhammad Jahyani, Kabid Damkar.
Jahyani menambahkan, selain meningkatkan kesiapsiagaan, Damkar Tabalong juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi langsung ke sekolah dan lingkungan warga, serta menyebarkan informasi pencegahan kebakaran melalui berbagai platform media sosial.

