Evaluasi Pengawasan Penjualan BBM Subsidi, Pemkab Tabalong Cari Solusi Antrean Pertalite

Pemerintah Kabupaten Tabalong mengevaluasi pelaksanaan pengawasan terhadap aturan yang telah ditetapkan untuk seluruh SPBU di Tabalong tertanggal 3 Agustus lalu. Hasilnya, masih ditemukan antrean kendaraan yang panjang, serta penggunaan tangki modifikasi di jalur pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite.
Pemerintah Kabupaten Tabalong, melalui tim pengawasan menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan pengawasan pelayanan di seluruh SPBU di Tabalong, yang dilakukan pada 3 hingga 23 Agustus 2026. Hasil tersebut disampaikan pada rapat evaluasi yang dilaksanakan pada Senin 31 Agustus 2026, di lantai 3 Bapperida Tabalong.
Dari hasil pengawasan, masih ditemukan sejumlah persoalan di lapangan. Di antaranya masih terjadinya antrean panjang kendaraan, serta masih adanya penggunaan tangki modifikasi untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis Pertalite.
Kondisi ini menjadi salah satu keluhan masyarakat yang disampaikan kepada pemerintah daerah. Pemkab Tabalong pun berupaya melakukan pengendalian, agar pelayanan di SPBU dapat berjalan lebih tertib dan masyarakat mendapatkan BBM sesuai ketentuan.
"Jadi masih ada antrean yang panjang, kemudian masih ada penggunaan tangki modifikasi, hal inilah yang menjadi keluhan-keluhan masyarakat yang masuk ke kami. Kami berusaha agar masalah ini bisa dikendalikan. Ada beberapa solusi dan akan kami diskusikan kembali ke Bupati Tabalong apakah akan kita laksanakan agar pengawasan kami di lapangan menjadi efektif," kata Jelita Anggraini, Kabag Ekobang Setda Tabalong.
Sejumlah langkah penanganan kini masih akan dibahas bersama Bupati Tabalong. Pemerintah daerah berharap, solusi yang diterapkan nantinya dapat membuat pengawasan lebih efektif, sekaligus mengurangi antrean dan keluhan masyarakat di SPBU.

