Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Realisasi Retribusi Daerah Tabalong Masih Rendah, Bapenda Minta SKPD Optimalkan Penagihan

A
Admin
17 Apr 2026 20:271 menit bacaSumber: admin
Realisasi Retribusi Daerah Tabalong Masih Rendah, Bapenda Minta SKPD Optimalkan Penagihan

Realisasi retribusi daerah Kabupaten Tabalong hingga triwulan pertama 2026 masih terbilang rendah, baru mencapai 8 persen dari target. Bapenda telah meminta SKPD pengampu untuk mengintensifkan penagihan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Tabalong, Nanang Mulkani, saat ditemui di ruang kerjanya. Ia menyebut realisasi retribusi daerah hingga triwulan pertama tahun 2026 masih belum maksimal.

Dari target retribusi daerah sebesar 23 miliar rupiah, baru terealisasi sekitar 1,8 miliar rupiah atau 8 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Nanang menekankan seluruh SKPD pengampu retribusi agar lebih aktif dan intensif dalam melakukan penagihan, mengingat retribusi merupakan salah satu komponen penting dalam pendapatan asli daerah.

“Kami menghimbau dan berharap kawan-kawan di OPD pengampu retribusi ini lebih intensif lagi melakukan penagihan retribusi. Selain mereka menjalankan tupoksinya, itu juga ada target yang harus dipenuhi. Ini harus disadari oleh semua kawan-kawan di OPD pengampu retribusi, karena pendapatan retribusi juga sangat berpengaruh terhadap total pendapatan daerah secara keseluruhan. Retribusi merupakan komponen dari pendapatan asli daerah, selain pajak daerah juga ada retribusi daerah dan lain-lain PAD yang sah. Nah komponen retribusi signifikan dalam mempengaruhi total pendapatan kita nanti. Jadi kami berharap ini lebih diintensifkan, di samping menjalankan tupoksinya juga menjalankan fungsi pendapatan retribusi ini demi kepentingan kita semua,” ujar Nanang Mulkani, Kepala Bapenda Tabalong.

Retribusi daerah sendiri terdiri dari berbagai komponen, di antaranya retribusi jasa umum seperti pelayanan kesehatan, persampahan atau kebersihan, parkir di tepi jalan umum, dan lainnya. Selain itu terdapat pula retribusi jasa usaha seperti pasar grosir atau sewa toko, tempat parkir khusus, rekreasi dan olahraga, serta retribusi perizinan tertentu.

Pemerintah daerah berharap, dengan peningkatan intensitas penagihan, realisasi retribusi daerah dapat meningkat pada triwulan berikutnya.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Diskominfosp dan Bapperida HST Pelajari Pengelolaan DTSEN di Kabupaten Tabalong
    Pemerintahan·3 hari yang lalu

    Diskominfosp dan Bapperida HST Pelajari Pengelolaan DTSEN di Kabupaten Tabalong

  2. 02
    Bupati Tabalong Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Secara Virtual, Tekankan Pencapaian Target RPJMD
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    Bupati Tabalong Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Secara Virtual, Tekankan Pencapaian Target RPJMD

  3. 03
    Potensi Ekonomi Menjanjikan, DKP3 Tabalong Perluas Pengembangan Kopi hingga Wilayah Tengah
    Ekonomi dan Bisnis·6 hari yang lalu

    Potensi Ekonomi Menjanjikan, DKP3 Tabalong Perluas Pengembangan Kopi hingga Wilayah Tengah

  4. 04
    Bagikan Ratusan Kantong Kain, Pemkab Tabalong Ajak Warga Tinggalkan Plastik Sekali Pakai
    Info Tabalong·6 hari yang lalu

    Bagikan Ratusan Kantong Kain, Pemkab Tabalong Ajak Warga Tinggalkan Plastik Sekali Pakai

  5. 05
    Lewat Manajemen Talenta, Tabalong Siapkan ASN Unggul untuk Jabatan Strategis
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    Lewat Manajemen Talenta, Tabalong Siapkan ASN Unggul untuk Jabatan Strategis