Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Info Haji

Minat Haji Meningkat, Masyarakat Diminta Pahami Perbedaan Haji Reguler & Khusus untuk Hindari Penipuan

P
Portal-Tabalong
18 May 2026 20:532 menit baca
Minat Haji Meningkat, Masyarakat Diminta Pahami Perbedaan Haji Reguler & Khusus untuk Hindari Penipuan

Tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji menuntut masyarakat wajib memahami perbedaan haji reguler dan haji khusus sebelum mendaftarkan diri untuk keberangkatan. Hal ini untuk memastikan masyarakat terhindar dari penipuan dan kendala saat pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun panjangnya masa tunggu pada program haji reguler membuat sebagian calon jemaah memilih jalur khusus yang dinilai memiliki waktu tunggu lebih singkat serta pelayanan yang lebih intensif.

Pembimbing haji khusus, Ustadz Haji Ahmad Rizani Asmail, menjelaskan penyelenggaraan haji resmi di Indonesia terbagi menjadi dua jenis, yaitu haji reguler dan haji khusus. Haji khusus merupakan program resmi pemerintah yang dikelola oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang memiliki izin resmi. Perbedaan yang paling menonjol antara keduanya adalah masa tunggu yang lebih cepat, yakni antara 5 hingga 7 tahun.

Selain masa tunggu, biaya haji khusus juga lebih mahal dibanding haji reguler. Sedangkan fasilitas yang diberikan untuk jemaah haji khusus diwajibkan mendapatkan fasilitas hotel bintang lima serta pelayanan yang lebih maksimal selama menjalankan ibadah haji.

"Dan satu sisi lain, haji khusus harus memiliki sertifikasi penggunaan hotel yang berkelas bintang lima dan juga pelayanan maksimal. Sebanyak 45 orang jamaah harus didampingi oleh 1 orang pembimbing, 1 orang dokter, dan official dari kantor. Dan insyaAllah, kami tahun ini memberangkatkan sebanyak 82 orang jamaah, akan dipandu oleh 2 orang pembimbing bersertifikasi profesional, kemudian 2 orang dokter yang akan mengawal pada setiap bisnya, dan 2 orang official dari kantor sebagai petugas yang akan membantu administrasi dan penanganan selama perjalanan," ujar Ustadz Ahmad Rizani Asmail, Pembimbing Haji Khusus.

Ustadz Rizani juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih travel haji dan memastikan travel memiliki izin resmi penyelenggaraan haji khusus. Hal ini menyusul adanya ribuan calon jemaah yang gagal berangkat karena tergiur janji keberangkatan cepat dan murah, sehingga terlantar di sejumlah bandara, termasuk di Arab Saudi.

Masyarakat juga diminta untuk mencari informasi yang jelas dan mengonfirmasi legalitas travel ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tabalong agar ibadah haji dapat berjalan dengan lancar, tenang, nyaman, dan khusyuk.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Bawaslu dan Diskominfo Tabalong Perkuat Kolaborasi Keterbukaan Informasi Publik dan Pengelolaan Media Sosial
    Pemerintahan·1 minggu yang lalu

    Bawaslu dan Diskominfo Tabalong Perkuat Kolaborasi Keterbukaan Informasi Publik dan Pengelolaan Media Sosial

  2. 02
    Komisi II DPRD Tabalong menyoroti rencana penurunan anggaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan atau DKUKMPP, hingga sekitar 48 persen pada APBD Induk 2027. DPRD b
    Ekonomi dan Bisnis·1 minggu yang lalu

    Komisi II DPRD Tabalong menyoroti rencana penurunan anggaran Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan atau DKUKMPP, hingga sekitar 48 persen pada APBD Induk 2027. DPRD b

  3. 03
    Rp1,5 Miliar Disepakati! BLK Tabalong Bakal Punya Workshop Mekanik Alat Berat
    Ketenagakerjaan·1 minggu yang lalu

    Rp1,5 Miliar Disepakati! BLK Tabalong Bakal Punya Workshop Mekanik Alat Berat

  4. 04
    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju
    Info Pemilu·2 bulan yang lalu

    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju

  5. 05
    Anggaran DKUKMPP Tabalong Anjlok 48 Persen T.A 2027! Winarto Minta Program UMKM Tetap Diprioritaskan
    Ekonomi dan Bisnis·1 minggu yang lalu

    Anggaran DKUKMPP Tabalong Anjlok 48 Persen T.A 2027! Winarto Minta Program UMKM Tetap Diprioritaskan