Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Pemerintahan

Pemkab Tabalong Perkuat Kompetensi Statistik Sektoral melalui Pelatihan BPS

P
Portal-Tabalong
07 Oct 2026 08:172 menit baca
Pemkab Tabalong Perkuat Kompetensi Statistik Sektoral melalui Pelatihan BPS

JAKARTA SELATAN — Pemerintah Kabupaten Tabalong mengikuti Pelatihan Statistik Sektoral Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Instansi (K/L/D/I) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pusat Statistik (Pusdiklat BPS). Pelatihan berlangsung pada 1–9 Oktober 2026 dengan metode blended learning, memadukan pembelajaran nonklasikal melalui Learning Management System (LMS) dan pembelajaran klasikal di Pusdiklat BPS, Jalan Raya Jagakarsa Nomor 70, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan kompetensi aparatur dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Data yang berkualitas diperlukan sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan, sehingga penguatan sumber daya manusia dan tata kelola statistik menjadi penting bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan instansi.

Pada kegiatan klasikal Senin, 5 Oktober 2026, rangkaian pelatihan dibuka oleh Ketua Tim Penyelenggara Pengembangan Kompetensi Bidang Statistik dan Sistem Teknologi Berbasis Komputer, Jimmy Ludin. Plt. Kepala Pusdiklat BPS RI, Ardi Adji, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi aparatur untuk mendukung penyelenggaraan statistik sektoral yang berkualitas.

“Peningkatan kompetensi dalam penyelenggaraan statistik sektoral merupakan hal penting untuk mendukung terwujudnya data yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan,” ujar Ardi Adji.

Menurutnya, penyelenggaraan statistik sektoral perlu diperkuat melalui pemahaman terhadap Sistem Statistik Nasional, kelembagaan, proses bisnis statistik, kualitas data, serta penerapan prinsip Satu Data Indonesia. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan peserta di instansi masing-masing.

Materi pelatihan antara lain membahas “Membaca Data, Menemukan Makna, Menghasilkan Dampak” dan identifikasi kegiatan statistik. Peserta juga berdiskusi mengenai permasalahan dan pengalaman penyelenggaraan statistik sektoral, tantangan pengelolaan data, serta langkah yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik di lingkungan kerja masing-masing.

Salah satu penekanan utama adalah penguatan tata kelola data melalui empat prinsip Satu Data Indonesia, yakni standar data, metadata statistik, interoperabilitas data, serta penggunaan kode referensi atau data induk. Penerapan prinsip tersebut diperlukan untuk menyetarakan konsep dan mengurangi tumpang tindih data antarinstansi.

Pelatihan juga menyoroti pentingnya koordinasi antara Pembina Data, Walidata, dan Produsen Data, termasuk pelaksanaan pemberitahuan dan rekomendasi kegiatan statistik melalui portal Romantik BPS. Penguatan koordinasi ini diharapkan turut mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik dan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS).

Bagi Pemerintah Kabupaten Tabalong, hasil pelatihan akan ditindaklanjuti melalui penguatan koordinasi dengan perangkat daerah, peningkatan pemahaman terhadap proses bisnis statistik, penerapan standar dan metadata, serta peningkatan kualitas dan keterpaduan data. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS).

Pelatihan diikuti 44 peserta perwakilan K/L/D/I dari berbagai wilayah Indonesia. Selain Ardi Adji, narasumber yang tercantum dalam bahan kegiatan adalah Statistisi Ahli Muda Mutaqin, S.T. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Pusdiklat BPS Nomor B-1431/02600/DL.200/2026 tanggal 23 September 2026 tentang Pemanggilan Peserta Pelatihan Statistik Sektoral K/L/D/I Tahun 2026 (PNBP) Tahun Anggaran 2026.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net
    Kesehatan·5 hari yang lalu

    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net

  2. 02
    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan
    Tanggap Darurat Bencana·6 hari yang lalu

    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan

  3. 03
    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?
    Pariwisata·6 hari yang lalu

    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?

  4. 04
    Kontrak 9 PPPK Paruh Waktu Tabalong Tak Diperpanjang, Ini Alasannya
    Pemerintahan·3 hari yang lalu

    Kontrak 9 PPPK Paruh Waktu Tabalong Tak Diperpanjang, Ini Alasannya

  5. 05
    Ada Jalan Rusak? Lapor ke PUPR Tabalong, Tanggapan Maksimal 3 Hari
    Info Tabalong·1 hari yang lalu

    Ada Jalan Rusak? Lapor ke PUPR Tabalong, Tanggapan Maksimal 3 Hari