Dukung Ganjil-Genap Pertalite, DPRD Tabalong Tekankan Pengawasan

TABALONG – Komisi II DPRD Tabalong mendukung penerapan sistem ganjil-genap dalam pembelian BBM bersubsidi. Kebijakan ini dinilai dapat menjadi salah satu upaya mengurai antrean panjang di SPBU, sekaligus mendukung penyaluran BBM agar lebih tepat sasaran.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Tabalong, Winarto, usai memimpin Rapat Komisi II, Jumat, 2 Oktober 2026.
Winarto mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang menerapkan sistem ganjil-genap dalam pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite.
Menurutnya, kebijakan ini dapat membantu mengurai antrean panjang di SPBU, terlebih pembelian BBM bersubsidi juga telah dibatasi.
Untuk kendaraan roda empat, pembelian dibatasi maksimal 20 liter per hari, sementara kendaraan roda dua maksimal 7 liter per hari.
"Ya kami terima kasih banget nih pemerintah daerah sudah menginisiasi kegiatan ini dan ini bagian dan solusi awal untuk kita bisa mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di sekitar SPBU dalam rangka masyarakat ingin mendapatkan BBM yang bersubsidi. Karena memang kalau ini tidak bisa dilakukan pengaturan seperti itu ya khawatirnya itu dikuasai oleh kelompok-kelompok tertentu saja sehingga tidak terjadi pemerataan bagi warga lain yang ingin mendapatkan BBM subsidi ini. Jadi kami berharap pemberlakuan ini benar-benar dilaksanakan," ujar Winarto, Ketua Komisi II DPRD Tabalong.
Meski mendukung, Winarto menekankan pentingnya pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami mekanisme ganjil-genap dan ketentuan pembelian BBM bersubsidi, agar kebijakan dapat diterapkan dengan baik.
Komisi II DPRD Tabalong juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, untuk memantau pelaksanaan kebijakan tersebut di lapangan.
