Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Info Tabalong

Angin Tak Punya KTP! Kabut Asap dari Wilayah Lain Sampai ke Tabalong

P
Portal-Tabalong
05 Oct 2026 17:281 menit baca
Angin Tak Punya KTP! Kabut Asap dari Wilayah Lain Sampai ke Tabalong

TANJUNG – Meski kejadian karhutla di Kabupaten Tabalong terpantau minim, kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah. BPBD Tabalong menyebut, kondisi tersebut diduga bukan berasal dari kebakaran di Tabalong, melainkan asap dari wilayah lain yang terbawa angin.

Kabut asap masih terlihat menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Tabalong. Kondisi udara yang terlihat pekat ini, juga mengganggu jarak pandang warga saat beraktivitas di luar ruangan.

Bahkan tingkat kualitas udara Tabalong yang tercatat pada aplikasi Indeks Standar Pencemaran Udara ISPU.net pada Senin, 5 Oktober 2026 siang masih dalam kategori berbahaya.

Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya karhutla di wilayah Tabalong. BPBD Tabalong memastikan, hingga kini tidak ditemukan kejadian karhutla yang signifikan.

Bahkan berdasarkan Sistem Pemantauan Karhutla atau Sipongi, hanya terdeteksi satu hotspot di Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak. Namun, titik tersebut diperkirakan bukan merupakan titik api.

Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi menyebut, berdasarkan data BMKG dan citra Satelit Himawari per 3 Oktober 2026, sebaran asap terdeteksi di sejumlah wilayah bagian barat dan utara Kalimantan Selatan. Sementara, angin yang berembus dari arah timur tenggara dengan kecepatan lima hingga 15 knot, diduga membawa sebaran asap hingga ke Tabalong.

"Informasi yang disampaikan BMKG berdasarkan citra Satelit Himawari pada tanggal 3 Oktober kemarin dipukul 17.00 WITA, adanya asap di wilayah barat Kalsel dan kemudian adanya pergerakan angin menuju ke wilayah utara Kalsel yaitu di wilayah Tabalong, sehingga menimbulkan asap yang pekat," ujar Haris Fakhrozi, Kepala BPBD Tabalong.

Menghadapi kondisi ini, BPBD Tabalong mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga kondisi kesehatan. Terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker juga dianjurkan untuk mengurangi paparan asap saat kualitas udara menurun.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net
    Kesehatan·3 hari yang lalu

    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net

  2. 02
    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan
    Tanggap Darurat Bencana·5 hari yang lalu

    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan

  3. 03
    Dikawal Desi Suryanti, Dekranasda Tabalong Go Nasional! Produk Umkm Tampil Di Kriyanusa 2026
    Info Haji·6 hari yang lalu

    Dikawal Desi Suryanti, Dekranasda Tabalong Go Nasional! Produk Umkm Tampil Di Kriyanusa 2026

  4. 04
    Kabut Asap Masih Mengancam! Disdikbud Tabalong Minta Orang Tua Awasi Anak
    Pendidikan·6 hari yang lalu

    Kabut Asap Masih Mengancam! Disdikbud Tabalong Minta Orang Tua Awasi Anak

  5. 05
    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?
    Pariwisata·5 hari yang lalu

    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?