2 Pekan Ganjil Genap Pertalite Diterapkan, Antrean SPBU Belum Hilang

TABALONG – Penerapan sistem ganjil genap untuk pengisian Pertalite di sejumlah SPBU Kabupaten Tabalong berjalan tertib. Sejak 21 September 2026, kendaraan roda empat diwajibkan menyesuaikan hari pengisian dengan angka terakhir pelat nomor kendaraan.
Pengawas SPBU Mabuun, Irwin Sahrianadi, menjelaskan kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor ganjil dilayani pada tanggal ganjil. Sementara pelat nomor genap dilayani pada tanggal genap.
Menurutnya, konsumen juga dapat menerima ketentuan tersebut, sehingga pelayanan berjalan tanpa kendala berarti.
Selain itu, ia menyebut SPBU Mabuun juga mendapat tambahan pasokan Pertalite sejak 16 September. Dengan tambahan pasokan tersebut, pelayanan di SPBU dapat berlangsung hingga malam hari, tergantung kondisi antrean dan ketersediaan BBM.
"Kalau untuk pengisiannya untuk pelayanannya full standar, batasan maksimal 50 liter tapi sesuai kendaraan. Misalnya Innova yang kapasitas 60 liter, kami batasi hanya 50 liter, tapi kalau seperti mobil Carry dan sejenisnya itu juga kami batasi di bawah pengisian tangki standar, ada yang 30 sampai 40 liter," ujar Irwin Sahrianadi, Pengawas SPBU Mabuun.
Kondisi serupa terjadi di SPBU Gunung Batu. Manager SPBU Gunung Batu, Riyanto, menyebut penerapan ganjil genap berjalan sesuai ketentuan. Riyanto menyebut sistem ini tidak menimbulkan kendala berarti. Meski antrean masih terjadi, alur pelayanan dinilai lebih teratur karena kendaraan yang mengisi sudah disesuaikan dengan ketentuan.
"Sejauh ini tidak ada kendala di kami, karena sebelumnya sudah ada diberi tahu, jadi kami imbau kepada para pelanggan pengguna BBM subsidi untuk hari berikutnya sesuai dengan aturan dan peraturan, tanggal ganjil, plat nomor ganjil, maupun sebaliknya. Jadi hari sebelumnya sudah diimbau kepada semua konsumen," tutur Riyanto, Manager SPBU Gunung Batu.
Riyanto menambahkan di SPBU Gunung Batu, pasokan Pertalite yang diterima sekitar delapan ribu kiloliter. Pengisian menggunakan sistem barcode, dengan batas 20 liter atau sekitar 200 ribu rupiah per kendaraan.
Dengan batas pengisian tersebut, stok Pertalite di SPBU Gunung Batu biasanya habis pada kisaran pukul sepuluh hingga sebelas siang.