Kabut Asap Tak Merata, Sekolah Tabalong Boleh Tentukan PJJ atau PTM

TABALONG - Di tengah kabut asap, Disdikbud Tabalong menyerahkan keputusan PJJ atau PTM terbatas kepada masing-masing sekolah. Ini menyusul kondisi kabut asap di Tabalong yang berbeda antarwilayah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan, terkait penyesuaian pembelajaran di tengah kondisi kabut asap.
Kepala Disdikbud Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana, menyebut keputusan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ, maupun Pembelajaran Tatap Muka terbatas, disesuaikan dengan kondisi udara masing-masing sekolah.
Lebih lanjut Judid menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang digunakan, PJJ dapat diterapkan saat ISPU berada di atas 200. Sedangkan PTM terbatas dapat dilaksanakan pada ISPU 100 hingga 200, serta pembelajaran tatap muka kembali normal jika kondisi ISPU berada di bawah 100.
"Saat ini dinas pendidikan telah membuat surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong bahwa untuk kewenangan apakah dilaksanakan PJJ atau PTM kami serahkan ke pihak sekolah. Kenapa demikian? Karena di Tabalong ini sangat luas, kondisi udara antar kecamatan khususnya antara wilayah utara, tengah, dan selatan itu dalam satu waktu itu cukup signifikan berbedanya, sehingga apabila dilaksanakan kebijakan yang sama tentu saja ada sedikit perbedaan," ujar Gusti Judid Ihsan Permana, Kadisdikbud Tabalong.
Meski PJJ dan PTM terbatas dapat diterapkan sesuai kondisi wilayah, Gusti Judid mengimbau para orang tua untuk memastikan anaknya untuk tetap berada di rumah dan menghindari aktivitas di luar rumah, memperbanyak istirahat, serta mengonsumsi air putih yang cukup. Jika terpaksa keluar rumah, siswa diminta tetap menggunakan masker.