Pakar Tekankan Pengarusutamaan Gender demi Wujudkan Pembangunan yang Inklusif dan Tepat Sasaran

Ketua Pusat Studi Gender STIMI Banjarmasin menekankan pentingnya pengarusutamaan gender dalam setiap kebijakan pembangunan. Hal ini dilakukan agar kegiatan pembangunan dan kebijakan yang dibuat, dapat berkeadilan dan dirasakan manfaatnya oleh berbagai lapisan masyarakat.
Hal ini diungkapkan Ketua Pusat Studi Gender (PSG) Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Nurhikmah, usai mengisi materi pada kegiatan bimbingan teknis pengarusutamaan gender (PUG). Kegiatan berlangsung di Hotel Aston Tanjung, Senin 20 Juli 2026.
Nurhikmah menjelaskan bahwa pengarusutamaan gender merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memastikan pembangunan bersifat inklusif, adil, dan merata. Strategi ini juga untuk memastikan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki akses, partisipasi, kontrol, serta manfaat yang setara dari setiap program pembangunan daerah.
Ia juga mengatakan bahwa pembuatan kebijakan berdasarkan pengarusutamaan gender perlu dikawal untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar berakar dari permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat, baik dari laki-laki, perempuan, maupun kelompok rentan.
"Penting untuk kita kawal penyusunan penganggaran dan perencanaan pembangunan ini karena supaya pembangunan yang kita susun itu tidak blind spot, tidak buta artinya tepat sasaran, maksudnya bahasa kita sederhananya pembangunan itu benar-benar tepat sasaran. Kemudian disusun berdasarkan isu ada di masyarakat makanya ketika menyusun penganggaran atau perencanaan pembangunan responsif gender itu biasanya mengangkat isu itu menjadi satu program kegiatan berdasarkan data, data pembuka wawasan yang kita kenal sebagai data terpilah yang menjadi dasar mungkin di suatu daerah berbeda dengan tempat lain. Sehingga kegiatan ataupun perencanaan itu benar-benar sesuatu yang diangkat menjadi dari masalah yang ada di masyarakat," kata Nurhikmah, Narasumber.
Nurhikmah menilai bahwa saat ini penerapan pengarusutamaan gender di Kabupaten Tabalong sudah cukup baik. Hal ini terlihat dari semangat dan konsistensi pemerintah daerah untuk aktif dalam mendorong pelaksanaan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender di Kabupaten Tabalong.


