Cegah Pelangsir dan Penimbun BBM, SPBU di Tabalong Kini Dijaga Satpol PP

Pemerintah Kabupaten Tabalong menerjunkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja di sejumlah SPBU di Tabalong. Kehadiran petugas Satpol PP dilakukan guna menjaga ketertiban antrean BBM bersubsidi di SPBU.
Antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tabalong khususnya pengguna BBM subsidi mendapat perhatian pemerintah daerah.
Untuk menjaga ketertiban sekaligus mengurai kepadatan antrean, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabalong menerjunkan personel ke sejumlah titik SPBU.
Penjagaan difokuskan pada SPBU di wilayah Mabuun, Hikun hingga Gunung Batu, yang dalam beberapa hari terakhir mengalami lonjakan antrean kendaraan hingga mencapai kurang lebih satu kilometer.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP dan Damkar Tabalong, Muhidin menjelaskan, penugasan personel dilakukan untuk memastikan antrean berjalan tertib serta memberikan perlindungan kepada masyarakat selama proses pengisian BBM.
“Tugas kami di SPBU adalah hanya mengatur antrian, memberikan arahan bahwa untuk saat ini, karena BBM agak langka, kita diminta untuk memberikan perhatian kepada konsumen bahwa tidak ada, terutama untuk pelangsir, tidak ada yang boleh melebih satu kali pengisian. (Pengisian berulang-ulang, Pak?) Berulang-ulang, ya. Berulang-ulang maksudnya,” ujar Muhidin, Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP dan Damkar Tabalong.
Muhidin menambahkan, setiap hari dua personel ditempatkan di masing-masing SPBU yang menjadi titik keramaian. Dimana penjagaan akan terus dilakukan hingga ada pemberitahuan resmi mengenai berakhirnya kondisi antrean dari instansi berwenang maupun pihak Pertamina.
Masyarakat diimbau tidak timbun BBM subsidi.
Muhidin juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan atau membeli BBM secara berlebihan demi kepentingan pribadi, sehingga ketersediaan BBM tetap dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat yang memang membutuhkan.


