Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Pertanian dan Perkebunan

Dukung Bela Tani, Poktan Banua Rantau Siap Suplai 20 Ton Beras per Bulan

P
Portal-Tabalong
19 Apr 2025 00:251 menit baca
Dukung Bela Tani, Poktan Banua Rantau Siap Suplai 20 Ton Beras per Bulan

Upaya mendukung ketahanan pangan lokal terus digencarkan di Kabupaten Tabalong, salah satunya melalui program "Beli Beras Petani" atau Bela Tani, di mana untuk Kecamatan Banua Lawas kini didukung langsung Koperasi Pemasaran Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan Desa Banua Rantau, Kecamatan Banua Lawas, yang telah memiliki gudang lumbung pangan.

Koperasi ini menjadi penyuplai beras hasil produksi petani lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Banua Lawas.

Ketua Koperasi Gapoktan, Halikin, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan pasokan rutin beras sebanyak 20 ton setiap bulannya, yang akan mulai disalurkan pada Mei 2025 mendatang.

Beras ini akan dijual ke perusahaan daerah dan juga untuk memenuhi kebutuhan program Bela Tani yang diinisiasi oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, bersama Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf.

Menariknya, produksi beras dilakukan secara mandiri menggunakan mesin penggilingan yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Mesin ini kini menjadi sarana utama Gapoktan dalam mengolah hasil panen petani setempat.

“Tujuan kami adalah untuk pengadaan rasda dan pengadaan Bela Tani di Tabalong. Jadi setiap bulan hampir 20 ton beras yang keluar dari lumbung ini. Sementara ini disalurkan ke perusahaan daerah untuk pengadaan raskin. Bela Tani kemungkinan di bulan Mei nanti. Cuma sudah diancang-ancang pemerintah bakal dikerjasamakan untuk Bela Tani ini.” ujar Halikin – Ketua KEP Gapoktan Maju Bersama Banua Rantau.

Tak hanya beras, koperasi ini juga menjalankan usaha penjualan telur itik yang tercatat mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp116 juta per tahun. Selain itu, layanan sewa alat dan mesin pertanian atau alsintan juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi koperasi.

Namun, masih terdapat kendala yang dihadapi koperasi, yakni genangan air di sekitar lokasi penggilingan padi. Pihak koperasi telah mengusulkan pengurukan tanah kepada dinas terkait dan berharap segera mendapatkan tindak lanjut.

(Muhammad Ariadi/TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen