Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Dukung Bela Tani, Poktan Banua Rantau Siap Suplai 20 Ton Beras per Bulan

A
Admin
19 Apr 2025 00:251 menit bacaSumber: admin
Dukung Bela Tani, Poktan Banua Rantau Siap Suplai 20 Ton Beras per Bulan

Upaya mendukung ketahanan pangan lokal terus digencarkan di Kabupaten Tabalong, salah satunya melalui program "Beli Beras Petani" atau Bela Tani, di mana untuk Kecamatan Banua Lawas kini didukung langsung Koperasi Pemasaran Gabungan Kelompok Tani atau Gapoktan Desa Banua Rantau, Kecamatan Banua Lawas, yang telah memiliki gudang lumbung pangan.

Koperasi ini menjadi penyuplai beras hasil produksi petani lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Banua Lawas.

Ketua Koperasi Gapoktan, Halikin, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan pasokan rutin beras sebanyak 20 ton setiap bulannya, yang akan mulai disalurkan pada Mei 2025 mendatang.

Beras ini akan dijual ke perusahaan daerah dan juga untuk memenuhi kebutuhan program Bela Tani yang diinisiasi oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, bersama Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf.

Menariknya, produksi beras dilakukan secara mandiri menggunakan mesin penggilingan yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Mesin ini kini menjadi sarana utama Gapoktan dalam mengolah hasil panen petani setempat.

“Tujuan kami adalah untuk pengadaan rasda dan pengadaan Bela Tani di Tabalong. Jadi setiap bulan hampir 20 ton beras yang keluar dari lumbung ini. Sementara ini disalurkan ke perusahaan daerah untuk pengadaan raskin. Bela Tani kemungkinan di bulan Mei nanti. Cuma sudah diancang-ancang pemerintah bakal dikerjasamakan untuk Bela Tani ini.” ujar Halikin – Ketua KEP Gapoktan Maju Bersama Banua Rantau.

Tak hanya beras, koperasi ini juga menjalankan usaha penjualan telur itik yang tercatat mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp116 juta per tahun. Selain itu, layanan sewa alat dan mesin pertanian atau alsintan juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi koperasi.

Namun, masih terdapat kendala yang dihadapi koperasi, yakni genangan air di sekitar lokasi penggilingan padi. Pihak koperasi telah mengusulkan pengurukan tanah kepada dinas terkait dan berharap segera mendapatkan tindak lanjut.

(Muhammad Ariadi/TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Diskominfosp dan Bapperida HST Pelajari Pengelolaan DTSEN di Kabupaten Tabalong
    Pemerintahan·3 hari yang lalu

    Diskominfosp dan Bapperida HST Pelajari Pengelolaan DTSEN di Kabupaten Tabalong

  2. 02
    Bupati Tabalong Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Secara Virtual, Tekankan Pencapaian Target RPJMD
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    Bupati Tabalong Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Secara Virtual, Tekankan Pencapaian Target RPJMD

  3. 03
    Potensi Ekonomi Menjanjikan, DKP3 Tabalong Perluas Pengembangan Kopi hingga Wilayah Tengah
    Ekonomi dan Bisnis·6 hari yang lalu

    Potensi Ekonomi Menjanjikan, DKP3 Tabalong Perluas Pengembangan Kopi hingga Wilayah Tengah

  4. 04
    Bagikan Ratusan Kantong Kain, Pemkab Tabalong Ajak Warga Tinggalkan Plastik Sekali Pakai
    Info Tabalong·6 hari yang lalu

    Bagikan Ratusan Kantong Kain, Pemkab Tabalong Ajak Warga Tinggalkan Plastik Sekali Pakai

  5. 05
    Lewat Manajemen Talenta, Tabalong Siapkan ASN Unggul untuk Jabatan Strategis
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    Lewat Manajemen Talenta, Tabalong Siapkan ASN Unggul untuk Jabatan Strategis