Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Kesehatan

Waspada Hantavirus, Jaga Kebersihan Rumah untuk Cegah Penularan

P
Portal-Tabalong
02 Jun 2026 08:302 menit baca
Waspada Hantavirus, Jaga Kebersihan Rumah untuk Cegah Penularan

Beberapa waktu terakhir, kasus hantavirus ramai menjadi perbincangan. Pasalnya, virus ini sudah terdeteksi di Indonesia bahkan sampai menyebabkan kematian. Penularan hantavirus sendiri umumnya dapat terjadi melalui kotoran tikus, sehingga penting untuk menjaga dan membersihkan lingkungan secara tepat.

Virus Hanta atau hantavirus merupakan kelompok virus berbahaya yang dibawa oleh hewan pengerat, terutama tikus liar. Virus ini tidak membuat tikus sakit, namun dapat menular ke manusia dan menyebabkan penyakit pernapasan berat hingga gangguan ginjal yang berpotensi fatal.

Dokter Ony Erawaty menjelaskan, hantavirus dapat menular dari tikus yang terinfeksi. Penularan umumnya terjadi ketika manusia menghirup debu atau udara yang terkontaminasi oleh urine, feses, atau air liur tikus.

Karenanya, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan rumah dari paparan tikus. Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan perlindungan diri saat membersihkan rumah, seperti menggunakan masker dan sarung tangan.

"Kalau kita mau membersihkan, kita harus melindungi dulu tubuh kita. Kita pakai sarung tangan, pakai masker. Kemudian, jangan langsung disapu karena debunya pasti akan naik dan itu yang bisa menyebabkan masuk ke dalam saluran napas kita. Yang lebih aman, lantainya dibasahi dulu. Lebih bagus kalau memakai disinfektan, seperti klorin atau pemutih pakaian yang bisa digunakan untuk membersihkan. Kemudian baru disapu sehingga debunya tidak naik. Sebelum melakukan pembersihan, buka dulu jendela sekitar 30 menit agar sirkulasi udara lebih baik," ujar dr. Ony Erawaty, Kepala Puskesmas Tanta.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan, sekaligus menutup seluruh lubang yang ada di rumah karena dapat menjadi akses masuk tikus ke dalam rumah.

Dokter Ony menjelaskan bahwa gejala awal hantavirus umumnya mirip penyakit infeksi virus lainnya. Pada fase awal, sekitar 1 hingga 5 hari, penderita dapat mengalami demam, flu, nyeri otot, sakit kepala, mual, atau muntah. Sementara pada fase lanjutan, sekitar hari ke-4 hingga ke-10, dapat muncul gangguan pernapasan seperti sesak napas, gangguan ginjal, hingga perdarahan yang menyerupai gejala demam berdarah.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Absensi ASN Diakali! Diskominfo Tabalong Perkuat Sistem E-Office
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    Cegah Absensi ASN Diakali! Diskominfo Tabalong Perkuat Sistem E-Office

  2. 02
    Desil 5–10 Masih Bisa Dapat Bansos? Ini Penjelasan Pemkab Tabalong!
    Sosial·4 hari yang lalu

    Desil 5–10 Masih Bisa Dapat Bansos? Ini Penjelasan Pemkab Tabalong!

  3. 03
    Absensi ASN Diduga Dimanipulasi, BKPSDM Tabalong Beri Peringatan Keras!
    Pemerintahan·6 hari yang lalu

    Absensi ASN Diduga Dimanipulasi, BKPSDM Tabalong Beri Peringatan Keras!

  4. 04
    Peluang Dapat Beasiswa Terbuka, Sekolah di Tabalong Tuntaskan Pengusulan
    Pendidikan·6 hari yang lalu

    Peluang Dapat Beasiswa Terbuka, Sekolah di Tabalong Tuntaskan Pengusulan

  5. 05
    Ada 120 CCTV di Tabalong! Warga Bisa Pantau Ruang Publik Secara Online!
    Info Tabalong·4 hari yang lalu

    Ada 120 CCTV di Tabalong! Warga Bisa Pantau Ruang Publik Secara Online!