Langsung ke konten utama
Agenda

Koordinasi bersama Awak Media perihal Laporan Khusus Hari Jadi ke-61 Tahun Kabupaten Tabalong(07 Nov 2026)·Festival Budaya Dayak Deah(12 Nov 2026)·Jalan Santai Kecamatan Jaro(15 Nov 2026)·Kecamatan Tanta Bersholawat(19 Nov 2026)·Sunatan Masal dan Cek Kesehatan Gratis (CKG)(21 Nov 2026)

Pertanian dan Perkebunan

Tingkatkan Mutu Karet, Petani Desa Wayau Didampingi Sejumlah Perusahaan

P
Portal-Tabalong
29 Jan 2026 20:542 menit baca
Tingkatkan Mutu Karet, Petani Desa Wayau Didampingi Sejumlah Perusahaan

PT Gajah Tunggal dan PT Wilson Lautan Karet kembali mengunjungi Desa Wayau pada Kamis, 22 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan program CSR yang diberikan berjalan dengan optimal.

Kunjungan manajemen PT Gajah Tunggal dan PT Wilson Lautan Karet tersebut disambut langsung oleh Kepala Desa Wayau, Masrani, bersama sejumlah pihak terkait lainnya.

Pada kunjungan kali ini, pihak perusahaan meninjau sejumlah program CSR yang telah dijalankan bagi petani karet di Desa Wayau. Program CSR tersebut meliputi pembinaan dan pelatihan petani karet, bantuan peralatan panen, hingga pemberian bibit tanaman pendamping karet.

Sustainable and Environment Manager PT Gajah Tunggal, Catherine, menilai keberhasilan program CSR tidak terlepas dari kerja sama seluruh stakeholder terkait. Terlebih adanya komitmen tinggi dari para petani karet Desa Wayau, sehingga rantai pasok karet alam berkualitas dapat semakin terjaga.

“Kita kan sudah buat kelompok ya, dan kelompok sudah dikuatkan. Ke depannya, kelompok-kelompok ini kita inginnya bisa membuka peluang-peluang lain. Jadi nanti di masa depan ketika ada tawaran kerja sama atau ada peluang untuk berbisnis dengan stakeholder yang lain, dengan perusahaan yang lain, itu sangat terbuka. Karena kami sudah membangunkan fondasinya. Jadi mereka bisa mandiri lewat beberapa peluang-peluang yang ada di masa depan. Itu sih harapan kami, jadi berkelanjutannya begitu,” ujar Catherine, Sustainable and Environment Manager PT Gajah Tunggal.

Sementara itu, SQA Manager PT Gajah Tunggal, Ismail Saleh, menegaskan tujuan utama program ini adalah membangun kapasitas petani, bukan sekadar memberikan bantuan sesaat.

“Harapannya nanti bisa berlanjut bahkan sampai ke generasi-generasi berikutnya. Jadi memang harapannya program ini tidak berhenti di sini. Bukan berarti terus-terusan dengan tim yang sama. Mungkin tim yang sama nanti akan pindah ke tempat lain, tapi diharapkan programnya tetap berlanjut, karena memang petani-petani sendiri sudah punya kapasitas untuk melanjutkan program tersebut secara mandiri,” ujar Ismail Saleh, SQA Manager PT Gajah Tunggal.

Kepala Desa Wayau, Masrani, mengapresiasi keseriusan PT Gajah Tunggal dan PT Wilson Lautan Karet. Menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kapasitas dan keterampilan petani karet di Desa Wayau.

“Ya, kita sangat antusias dan sangat bersyukur desa kita mendapatkan bantuan CSR dari perusahaan. Artinya ini merupakan anugerah buat kita, karena ini kesempatan bagi warga kita untuk belajar dan mendapatkan pengetahuan bagaimana meningkatkan hasil pertanian karet yang ada di tempat kita,” ujar Masrani, Kepala Desa Wayau.

Masrani berharap para petani karet Desa Wayau dapat memanfaatkan bantuan dan pendampingan dari pihak perusahaan secara optimal, sehingga kualitas karet yang dihasilkan semakin meningkat dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Diketahui, selain PT Gajah Tunggal dan PT Wilson Lautan Karet, pembinaan petani karet di Desa Wayau juga turut melibatkan PT Bentang Alam Sumatera dan YAPEKA.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis
    Kesehatan·4 hari yang lalu

    Cegah Rabies, DKPPP Tabalong Sediakan 350 Dosis Vaksin Gratis

  2. 02
    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Musim Hujan Mengintai, BPBD Tabalong Petakan Wilayah Rawan Banjir

  3. 03
    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir
    Tanggap Darurat Bencana·3 hari yang lalu

    Warga Tak Perlu Panik, Perahu Evakuasi Disiagakan di Wilayah Rawan Banjir

  4. 04
    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!
    Pertanian dan Perkebunan·3 hari yang lalu

    Bukan Cuma Soal Kelola Pertanian, Petani Tabalong Juga Harus Paham Hukum!

  5. 05
    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen
    Keagamaan·4 hari yang lalu

    Tinggal Panggung Utama! Persiapan MTQ Tabalong di Pugaan Sudah Tembus 95 Persen