Bantuan Pupuk, Beragam Bibit hingga Alsintan Disiapkan DKPPP Tabalong di Tahun 2026

Tidak hanya menyiapkan bantuan di bidang peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Tabalong juga telah menyiapkan sejumlah bantuan di bidang perkebunan. Bantuan ini dapat diperoleh oleh kelompok tani secara gratis melalui sejumlah mekanisme yang telah ditetapkan.
Di tahun 2026, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong menyiapkan berbagai bentuk bantuan di bidang perkebunan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan sekaligus mendukung kesejahteraan petani di Kabupaten Tabalong.
Bantuan yang disediakan meliputi fasilitasi pupuk untuk tanaman karet, kopi, dan lada. Selain itu, juga dilakukan pengadaan trichocompos serta program peningkatan bokar bersih guna meningkatkan mutu hasil perkebunan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Tabalong, Fahrul Raji, mengatakan bantuan di bidang perkebunan tersebut akan disalurkan melalui kelompok tani yang terdaftar pada aplikasi Simultan.
Proses pengusulan bantuan dapat dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari musrenbang desa, kecamatan hingga kabupaten, serta melalui pokok-pokok pikiran anggota DPRD yang dihimpun saat masa reses.
“Kalau khusus bantuan kita ini melalui kelompok tani yang ada di aplikasi Simultan. Lalu bagaimana usulannya, dari RT atau kepala desa atau lurah itu bisa mengakses melalui musrenbang, baik musrenbang desa, kecamatan, maupun kabupaten. Selain itu juga bisa melalui pokir legislatif saat reses. Nantinya kami di dinas akan memverifikasi ke lapangan dan menentukan apakah bisa diakomodir atau tidak berdasarkan alokasi anggaran serta kesesuaian peruntukannya,” ujar Fahrul Raji, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Tabalong.
Di tahun 2026 ini, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Tabalong juga akan menyediakan bantuan berupa bibit kelapa genjah sebanyak 5.000 batang, bibit karet sebanyak 21 ribu batang, serta bibit kopi sebanyak 30 ribu batang.
Selain itu, juga akan dilakukan pengadaan alat pemipil jagung, mesin penetas, roda tiga, container cair, cultivator, chopper sederhana, serta penanaman bibit jagung pakan di lahan seluas 20 hektare.


