Pemkab Tabalong Buka Pemagangan Satpam PT DKP A5, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong menetapkan sejumlah persyaratan bagi putra-putri daerah yang ingin mengikuti program pemagangan di PT Demitra Karsa Perdana A5 yang bergerak di bidang jasa satuan pengamanan. Program pemagangan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal, khususnya di sektor pengamanan.
Peserta pemagangan di PT Demitra Karsa Perdana A5 diprioritaskan bagi warga Tabalong yang telah mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja atau BLK Tabalong dan telah mengantongi sertifikat Gada Pratama sebagai syarat dasar satuan pengamanan.
Selain itu, Pemkab Tabalong memberikan kesempatan khusus kepada masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Penanggulangan Kemiskinan atau SILANGKARR sebagai bentuk keberpihakan terhadap kelompok masyarakat kurang mampu.
Untuk tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pemagangan dalam negeri bagi 10 orang peserta yang difokuskan secara khusus untuk program pemagangan satuan pengamanan di PT DKP A5.
Meski demikian, seluruh calon peserta tetap harus melalui proses seleksi yang ketat, termasuk seleksi administrasi dan persyaratan fisik yang sepenuhnya dilakukan oleh pihak perusahaan. Dinas Tenaga Kerja Tabalong menegaskan, meskipun calon peserta tercatat dalam data SILANGKARR dan memiliki sertifikat Gada Pratama, namun apabila tidak memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan perusahaan, maka tidak dapat mengikuti program pemagangan.
“Memang di anggaran kita itu insyaallah teranggarkan untuk 10 orang pemagangan dalam negeri dan memang kita fokuskan ke satpam, khusus satpam A5. Sepuluh orang itu bukan untuk umum, tetapi untuk orang-orang yang masuk data SILANGKARR atau Sistem Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi, jadi khusus orang miskin yang masuk data SILANGKARR dan sudah memiliki sertifikasi Gada Pratama. Namun sekali lagi harus memenuhi persyaratan. Walaupun misalnya dia SILANGKARR, tetapi tingginya tidak sampai, maka mohon maaf tidak bisa, karena yang melakukan seleksi nanti dari pihak A5 sendiri,” ujar Hadi Ismanto, Kepala Disnaker Tabalong.
Selain jalur prioritas tersebut, Dinas Tenaga Kerja juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang ingin mengikuti program pemagangan secara mandiri di luar kuota yang dibiayai pemerintah daerah.
Melalui program ini, diharapkan putra-putri Tabalong dapat memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan, serta memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja, khususnya di bidang jasa pengamanan profesional.


