Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Info Tabalong

HAKTAWA Kembali Digelar, Keluarga Diajak Belajar Kehidupan dari Sawah

P
Portal-Tabalong
19 May 2026 19:322 menit baca
HAKTAWA Kembali Digelar, Keluarga Diajak Belajar Kehidupan dari Sawah

Perkumpulan Pusaka bersama Fun Time menggelar program Hari Keluarga Tanpa Gawai atau HAKTAWA sebagai upaya mengurangi dampak buruk kecanduan gadget di lingkungan keluarga. Melalui program tersebut, keluarga diajak membangun interaksi positif melalui berbagai aktivitas kreatif, edukatif, dan rekreatif tanpa gawai.

Perkumpulan Pusaka menggelar kegiatan HAKTAWA di Embung Sawah, Kelurahan Sulingan, Kecamatan Murung Pudak, pada Sabtu pagi, 16 Mei 2026. Peserta yang terdiri dari anak dan orang tua diajak mengikuti berbagai aktivitas menarik, mulai dari seribu langkah mengelilingi sawah, memanen padi dengan cara tradisional, story telling, fun games, hingga sarapan bersama di area persawahan.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Pusaka yang juga Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Firman Yusi, menyampaikan program Hari Keluarga Tanpa Gawai menjadi momen bagi ayah, ibu, dan anak untuk berinteraksi secara positif melalui kegiatan edukatif dan proses belajar bersama.

Menurut Firman, tema panen padi dipilih untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang proses panjang di balik makanan yang sampai ke meja makan. Anak-anak diajak memahami bahwa menghasilkan makanan memerlukan usaha yang tidak sedikit sehingga diharapkan mampu menumbuhkan rasa menghargai makanan dan mengurangi kebiasaan membuang makanan.

Firman juga menyebut, berdasarkan data yang dimiliki, sekitar 40 persen makanan di dunia berakhir di tempat sampah. Kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya kesadaran dalam menghargai makanan, padahal di belahan dunia lain menurutnya masih banyak masyarakat yang mengalami kekurangan pangan.

“Kenapa kami mengambil tema panen padi ini, karena pertama utamanya untuk mengenalkan pada keluarga khususnya anak tentang bagaimana proses makanan yang sampai ke piring makannya, bagaimana prosesnya ternyata membutuhkan effort yang luar biasa. Ini untuk menumbuhkan penghargaan anak atas makanan yang mereka dapatkan, bahwa untuk proses menghasilkan makanan itu bukan proses yang pendek, tapi memerlukan proses panjang. Ini diperlukan juga peran orang tua untuk memberikan pembelajaran ini kepada anak-anak, karena memang salah satu data yang kami punya bahwa 40 persen dari makanan di dunia ini berakhir di tempat sampah, artinya penghargaan terhadap makanan itu sangat rendah, sementara di bagian dunia lain masih ada orang yang mengalami kekurangan pangan, jadi kalau ini bisa lebih diefektifkan, insyaallah keadilan dan kebutuhan pangan akan lebih merata,” ujar Direktur Eksekutif Perkumpulan Pusaka, Firman Yusi.

Melalui program HAKTAWA, Perkumpulan Pusaka Tabalong berharap budaya berinteraksi tanpa gangguan gawai dapat dipraktikkan di rumah masing-masing. Dengan demikian, diharapkan tercipta generasi yang lebih peka, mampu menghargai lingkungan, serta membangun hubungan keluarga yang lebih harmonis.

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net
    Kesehatan·1 minggu yang lalu

    Bagaimana Kualitas Udara Tabalong Diukur? Kenali AQMS dan ISPU Net

  2. 02
    Kontrak 9 PPPK Paruh Waktu Tabalong Tak Diperpanjang, Ini Alasannya
    Pemerintahan·5 hari yang lalu

    Kontrak 9 PPPK Paruh Waktu Tabalong Tak Diperpanjang, Ini Alasannya

  3. 03
    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan
    Tanggap Darurat Bencana·1 minggu yang lalu

    Api Terus Muncul! Karhutla Di Masukau Bakar 30 Hektare Lahan

  4. 04
    Pemkab Tabalong Bagi Seragam Gratis, Penjahit Lokal Dapat Order
    Pendidikan·5 hari yang lalu

    Pemkab Tabalong Bagi Seragam Gratis, Penjahit Lokal Dapat Order

  5. 05
    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?
    Pariwisata·1 minggu yang lalu

    Ramai Didatangi Warga, Pantai Baraya Mendadak Ditutup! Ada Apa?