Kesehatan

Angka Stunting Naik, Pemkab Tabalong Perkuat Kolaborasi

Admin
30 Jan 2026 19:55
Sumber: admin
Angka Stunting Naik, Pemkab Tabalong Perkuat Kolaborasi

Upaya percepatan penurunan angka stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabalong. Kali ini, Pemkab Tabalong bersinergi dengan PT Adaro Indonesia, Alamtri Grup, serta Yayasan Amanah Bangun Negeri untuk menekan prevalensi stunting di Tabalong.

Pemerintah Kabupaten Tabalong berkolaborasi dengan PT Adaro Indonesia, Alamtri Grup, serta Yayasan Amanah Bangun Negeri dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tabalong. Kolaborasi tersebut ditunjukkan dalam pertemuan yang digelar di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi Pembataan, pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri Bupati Tabalong, jajaran SKPD Pemkab Tabalong, kepala puskesmas, para camat, kepala desa, hingga jajaran manajemen perusahaan.

Dalam sambutannya, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menyampaikan bahwa pada tahun 2025 Kabupaten Tabalong berada di peringkat 10 dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dalam kasus stunting. Terjadi peningkatan angka prevalensi stunting dibandingkan tahun 2024, dari sebelumnya 18,1 menjadi 23,1.

“Jadi saya minta ini peran kita semua, bapak ibu. Ini bukan masalah angka, tapi bagaimana legacy kita kepada masyarakat Tabalong, bagaimana harapan masyarakat Tabalong supaya anak-anak kita ini punya standar yang sama. Kalau dia masih ada stunting, kasihan dia. Coba bayangkan di era saat ini saja kita betapa beratnya percepatan, ketepatan, harus adaptif, harus menghasilkan IT. Apalagi di era mereka 20 tahun ke depan nanti, kalau dia tidak punya kemampuan, kecerdasan otak, perkembangan yang tidak stabil, bagaimana dia mampu bersaing dan menjadi masyarakat yang produktif. Nah, ini yang harus kita perhatikan, ini yang harus menjadi legacy kita, ini yang menjadi visi kita ke depan. Makanya saya bilang, kalau bisa tidak ada yang stunting,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.

Haji Fani menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabalong akan mengaktifkan kembali program orang tua asuh anak stunting yang akan dilaksanakan secara lebih intensif, sehingga orang tua asuh dapat memantau tumbuh kembang anak stunting.

Selain itu, bupati juga menyampaikan program homecare yang telah dijalankan oleh pemerintah daerah cakupannya akan diperluas. Program ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan bagi penyandang stroke, lansia, dan disabilitas, namun juga akan menyasar balita serta ibu hamil di Kabupaten Tabalong.

Bagikan artikel ini: