Tak Kenal Usia! 31 Lansia Tabalong Diwisuda, Buktikan Belajar Tak Ada Batasnya

TABALONG — Puluhan lansia di Kabupaten Tabalong diwisuda setelah menyelesaikan pembelajaran Sekolah Lansia tahun 2026. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif.
Sebanyak 31 lansia mengikuti wisuda Sekolah Lansia Kabupaten Tabalong pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Hotel Jelita Tanjung.
Dari 31 lansia yang diwisuda, 20 orang merupakan peserta Sekolah Lansia Karamunting di Desa Kapar yang menyelesaikan jenjang S-1 atau Senior Satu. Sementara 11 peserta lainnya berasal dari Sekolah Lansia Candi Alam di Kelurahan Agung, yang lulus jenjang S-2 atau Senior Dua.
Prosesi wisuda ditandai dengan pengalungan dan pemindahan toga oleh Bupati Tabalong Haji Muhammad Noor Rifani bersama Ketua TP PKK Tabalong Hajjah Desi Suryanti Noor Rifani.
Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, Syam’ani menyampaikan, wisuda ini merupakan bentuk apresiasi atas partisipasi dan keberhasilan para lansia dalam menyelesaikan pembelajaran.
"Kegiatan wisuda sekolah lansia dimaksudkan untuk memberikan penghargaan atas partisipasi dan keberhasilan para orang tua kita dalam mengikuti pembelajaran, sekaligus memotivasi beliau agar terus belajar, menjaga kesehatan, meningkatkan kemandirian, serta tetap berperan aktif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat," ujar Syam’ani, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong.
Melalui Sekolah Lansia, Pemerintah Kabupaten Tabalong berupaya mendorong para lansia agar tetap sehat secara fisik dan mental, memiliki pengetahuan serta keterampilan, dan mampu menjalani masa tua dengan lebih mandiri dan bahagia.
Diketahui, para peserta telah mengikuti pembelajaran selama tiga bulan, mulai Agustus hingga Oktober 2026. Materi yang diberikan mencakup tujuh dimensi lansia tangguh, meliputi aspek spiritual, fisik dan kesehatan, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional, serta lingkungan.