Tingkatkan Produksi Ikan, Pemkab Tabalong Perkuat Bantuan Budidaya Perikanan ke Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong perkembangan budidaya perikanan masyarakat, melalui pemberian bantuan sarana budidaya hingga bibit ikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi ikan, sekaligus mendorong kesejahteraan para pembudidaya di Tabalong.
Dukungan budidaya perikanan diberikan DKP3 Tabalong melalui anggaran APBD induk tahun 2026. Bantuan ditujukan untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha budidaya ikan. Salah satu bantuan berupa paket pengembangan dan pencetakan kolam sebanyak 20 unit. Selain itu, ada pengembangan budidaya ikan menggunakan kolam terpal dengan sistem bioflok, melalui inovasi Ikam-Tren atau Perikanan Masuk Pesantren.
Melalui APBD Perubahan tahun 2026, DKP3 Tabalong juga menyiapkan bantuan kolam terpal serta empat ribu bibit ikan lokal haruan. Bantuan ini akan difokuskan untuk masyarakat di wilayah selatan Tabalong. Kepala Bidang Perikanan DKP3 Tabalong Agus Norrahman berharap, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh para pembudidaya.
"Harapannya adalah dengan adanya bantuan pemerintah melalui kepemimpian pak bupati Muhammad noor Rifani dan pak Habib Taufan kami berharap Tabalong bsa menjadi titik central produksi perikanan. Hal ini kami merasa optimis karena didukung dengan pengembangan pasar ikan yang dari waktu waktu sudah mulai kita benahi dan kita lihat arus distribusi barang yang masuk dan keluar melalui pasar ikan ini memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan pemdidaya ikan kita di Tabalong dan juga kita melihat ada kontribusi nyata juga dari keberadaan peningkatan produksi perikanan di Tabalong tahun 2026 ini di semester pertama itu terjadinya peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat perikanan," ujar Agus Norrahman, Kabid Perikanan DKP3 Tabalong.
Tak hanya memberikan sarana dan bibit, DKP3 Tabalong juga memberikan pelatihan kepada belasan pembudidaya ikan dalam mengembangkan budidaya ikan haruan. Pelatihan diberikan karena budidaya ikan haruan dinilai memerlukan keterampilan dan penanganan khusus. Dengan pengetahuan yang lebih baik, pembudidaya diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan budidaya.



