Perkuat Peran Kader PKK, Tabalong Dorong Pencegahan Kekerasan Perempuan & Anak

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Tabalong memperkuat peran kader PKK dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Penguatan peran kader dilakukan melalui edukasi dan sinergi bersama masyarakat.
Dinsos P3AP2KB Tabalong melaksanakan kegiatan penggerak dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang dan kekerasan seksual, serta perkawinan anak, di Aula Gedung PKK Tabalong pada 17 September 2026.
Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Tabalong, sebagai upaya memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat, dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Di kesempatan ini, Ketua Tim Penggerak PKK Tabalong, Desi Suriyanti Noor Rifani, dalam sambutannya menilai, Tim Penggerak PKK memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat, termasuk dalam memberikan edukasi, mengenali tanda-tanda kekerasan, serta menyampaikan informasi tentang langkah yang tepat saat menemukan atau menerima laporan.
"Dalam hal ini, tim penggerak PKK memiliki posisi yang sangat strategis, karena PKK bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat hingga tingkat paling bawah. Melalui kader-kader PKK, kita memiliki kesempatan yang besar untuk membangun kesadaran keluarga, memberikan edukasi, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi perempuan dan anak," tutur Desi Suriyanti Noor Rifani, Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong.
Upaya pencegahan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, namun dilanjutkan dengan penguatan koordinasi, pendampingan, dan kolaborasi antara TP PKK, pemerintah, serta masyarakat, agar perlindungan perempuan dan anak dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.


