Gema Jalin Hingga RDF, Inovasi Lingkungan Tabalong Berbuah Penghargaan

Pemerintah Kabupaten Tabalong menggencarkan berbagai program dan inovasi untuk menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Upaya tersebut mengantarkan Kabupaten Tabalong meraih penghargaan terbaik 2 kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri regional Kalimantan, dari Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian kepada Bupati Tabalong Haji Fani. Atas penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong berhak memperoleh dana fiskal sebesar 1,5 miliar rupiah.
Bupati Tabalong Haji Fani menyampaikan, capaian ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat. Salah satunya melalui program Gema Jalin atau Gerakan Masyarakat Jaga Lingkungan.
Program ini secara rutin dilaksanakan hampir setiap minggu, dengan melibatkan seluruh stakeholder, dunia usaha, Forkopimda, serta masyarakat. Kegiatan gotong royong dan aksi kebersihan dilakukan mulai dari kawasan perkotaan, kecamatan, hingga ke desa-desa.
Selain Gema Jalin, Pemkab Tabalong juga mendorong gerakan penghijauan. Melalui surat edaran, ASN di lingkungan Pemkab Tabalong didorong untuk menanam pohon saat mengalami kenaikan pangkat maupun jabatan. Pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan dunia usaha dalam program penghijauan, serta mendorong terwujudnya Sekolah Adiwiyata yang peduli terhadap lingkungan. Upaya menjaga lingkungan juga dilakukan melalui penyediaan ruang terbuka hijau di desa-desa, termasuk melalui pengembangan RTH smart.
Edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga terus diberikan kepada anak-anak, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP. Sementara dalam pengelolaan sampah, Pemkab Tabalong terus mendorong masyarakat untuk membuang dan memilah sampah dengan baik. Ke depan, program bank sampah akan terus dikembangkan untuk mendorong pemilahan sampah dari sumbernya. Pemkab Tabalong juga telah menyiapkan sistem pengelolaan sampah berbasis RDF atau Refuse Derived Fuel, sebagai salah satu inovasi dalam mengolah sampah menjadi sumber energi alternatif.
"Tentu kami terima kasih kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup, kepada masyarakat yang membuang sampah tepat waktu, kemudian memilah-milah dan juga program-program ke depannya kita akan melakukan pemilahan melalui bank sampah yang kita siapkan, kemudian kita melakukan RDF yang sudah kita siapkan dan ini sudah jalan InsyaAllah mungkin ini yang dilihat oleh pemerintah pusat, upaya-upaya, inovasi yang dilakukan untuk memastikan lingkungan hidup tetap terjaga di Kabupaten Tabalong," ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Bupati Haji Fani menambahkan, berbagai program dan inovasi dalam menjaga lingkungan inilah yang menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri. Penghargaan terbaik 2 pengelolaan sampah dan lingkungan asri diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kolaborasi, inovasi, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan di Kabupaten Tabalong.


