Atasi Krisis Air, Pemkab Tabalong Salurkan 4.000 Liter Air Siap Minum ke Warga Padangin Tanta

Menghadapi dampak kemarau panjang, Pemerintah Kabupaten Tabalong bersama sejumlah pihak menyalurkan 4.000 liter air siap minum kepada warga Desa Padangin, Kecamatan Tanta. Bantuan air siap minum tersebut memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami krisis air.
Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui BPBD menyalurkan bantuan air siap minum untuk warga terdampak kekeringan pada 29 Agustus 2026 Desa Padangan, Kecamatan Tanta. Penyelenggaraan ini turut dihadiri oleh Bupati Tabalong dan bekerja sama dengan Kodim 1008 Tanjung, Polres Tabalong, Brimob, dan PT Pertamina Field Tanjung.
Penyaluran bantuan ini untuk mengatasi krisis air di Desa Padangin Tanta, akibat kondisi kemarau yang panjang. Bupati Tabalong Haji Fani menyampaikan, penyaluran ini merupakan langkah pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga di desa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
"Terkait bencana kemarau yang terjadi, sehingga ada beberapa desa yang memerlukan air bersih untuk warganya, alhamdulillah kami dan jajaran bekerja sama dengan Pertamina juga untuk air bersih untuk minum di Desa Padangin ini, alhamdulillah kami bisa bagikan, jadi bisa dilihat tadi antusias warga untuk mendapatkan air bersih yang bisa langsung diminum. Saya kira ini merupakan langkah-langkah dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat kita yang terdampak akibat kemarau yang panjang ini," ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Kepala BPBD Tabalong, Haris Fakhrozi mengatakan bantuan 4.000 liter air siap minum ini hasil kerja sama Pemkab Tabalong, PT Pertamina, dan Brimob. Air baku bantuan Pertamina terlebih dahulu diolah menggunakan Water Treatment Plant milik Brimob, dengan kapasitas produksi sekitar dua ribu liter per jam. BPBD memastikan air tersebut telah melalui uji laboratorium dan dinyatakan layak serta aman untuk dikonsumsi. Masyarakat yang memiliki galon juga dipersilakan mengambil air siap minum tersebut.
"Ya hari ini yang disalurkan 4.000 liter yang bahan baku airnya dari Pertamina, jadi ini diproses dengan alat Water Treatment Plant milik Brimob ya, produksi sekitar 2.000 liter per jam. Nah kami juga mengimbau kepada masyarakat yang ada galon silakan untuk mengambil air siap minum ini. Dan kami untuk ini sudah melakukan uji lab, air yang disalurkan ini merupakan air yang layak dan siap minum," tutur Haris Fakhrozi, Kepala BPBD Tabalong.
Penyaluran air siap minum ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan, sekaligus menjadi langkah cepat pemerintah bersama pihak terkait dalam menghadapi dampak kemarau panjang di Kabupaten Tabalong. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan bantuan tersebut sesuai kebutuhan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

