AMDK Sarabakawa Resmi Diluncurkan, Produk Lokal Didorong Gerakkan Ekonomi Tabalong

Pemerintah Kabupaten Tabalong resmi meluncurkan Air Minum Dalam Kemasan atau AMDK bermerek Sarabakawa. Produk air minum lokal ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga membuka peluang usaha, lapangan kerja, serta menambah Pendapatan Asli Daerah Tabalong.
Bertepatan dengan Peringatan HUT Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui PT Air Minum Tabalong Bersinar resmi meluncurkan produk AMDK bermerek Sarabakawa. Peluncuran dilakukan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani bersama jajaran Forkopimda, pada Senin 17 Agustus 2026.
Kehadiran Sarabakawa menandai langkah pemerintah daerah dalam mengembangkan produk lokal, sekaligus memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki Tabalong.
Plt Direktur Utama PT AMTB, Anshari Fachmy menjelaskan, sebelum dipasarkan, produk Sarabakawa telah melalui proses perizinan selama kurang lebih satu tahun. Proses tersebut meliputi pengecekan BPOM, pendaftaran HAKI, sertifikasi halal, hingga izin edar. Setelah seluruh perizinan terbit, Sarabakawa kini resmi diproduksi dan diedarkan kepada masyarakat.
"Alhamdulillah kemarin setelah proses yang panjang ada beberapa perizinan yang kita ajukan, alhamdulillah hari ini semua proses perizinan itu telah terbit. Nah jadi produk kita sekarang legal Pak, jadi resmi beredar di masyarakat. Jadi seperti yang Pak Bupati jelaskan, alhamdulillah hari ini kita sudah mulai produksi Pak, jadi kapasitas mesin kita sekitar sementara ini 500 botol per jam," ujar Anshari Fahmi, Plt Direktur PT AMTB Tabalong.
Bupati Tabalong, Haji Fani mengatakan, peluncuran air mineral Sarabakawa menjadi momen yang membanggakan, karena Tabalong kini memiliki produk air minum kemasan sendiri. Sarabakawa juga diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas, mulai dari membuka lapangan kerja, melibatkan pelaku usaha lokal, hingga menambah PAD Tabalong.
"Saya juga berharap kehadiran AMDK Sarabakawa tidak hanya memberikan manfaat bagi pengelolanya, tapi juga dapat ikut menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, dan melibatkan masyarakat maupun pelaku usaha lokal. Nah ini kalau didistribusikan tiap kecamatan berarti 12 kecamatan yang jadi distributor, belum lagi di desa-desa, jadi banyak lagi yang membawa manfaat nantinya bagi masyarakat," kata Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Untuk memperluas pemasaran, Bupati Tabalong juga mendorong SKPD, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa, untuk menggunakan produk Sarabakawa dalam berbagai kegiatan. Langkah ini diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap produk daerah, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terlibat dalam distribusinya.



