Bupati Tabalong Buka Program Kecakapan Kerja LKP JIKAMAKA, Dukung Target 15 Ribu Tenaga Terampil

Pemerintah Kabupaten Tabalong berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan, salah satunya dengan mendukung pelaksanaan Program Kecakapan Kerja dan Wirausaha Tahun 2026 yang diselenggarakan LKP JIKAMAKA, untuk mencetak tenaga kerja terampil dan wirausaha baru.
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani secara resmi membuka Program Kecakapan Kerja dan Wirausaha Tahun 2026 yang diselenggarakan LKP JIKAMAKA Tanjung bekerja sama dengan Kelurahan Hikun. Kegiatan yang digelar di Aula Barunak Tanjung pada 28 Juli 2026 ini diikuti oleh 55 peserta dari tiga bidang kejuruan.
Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi kolaborasi antara LKP JIKAMAKA Tanjung, LKP Amoeba, LKP Pradata School of Computer, dan Kelurahan Hikun dalam menyelenggarakan pelatihan desain grafis, basic mekanik alat berat, dan fotografi. Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah untuk menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Bupati menegaskan, program ini juga mendukung target Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mencetak 15 ribu tenaga terampil. Selain memperluas peluang kerja, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan di daerah.
“Kami tentu pertama mengucapkan terimakasih kepada LKP Jikamaka Tanjung Bersama juga dengan Bersama juga kelurahan hikun yang bekerjasama melakukan pelatihan tadi ada tiga kejuruan yah, yaitu desain grafis, basic mekanik alat berat, dan fotografi. Jadi ni tentunya bisa menghasilkan insya allah wirausaha baru lagi sekaligus juga menciptakan mekanik mekanik handal, dan ini merupakan salah satu perwujudan dan dukungan terhadap program mencetak 15ribu tenaga terampil. Jadi sekali lagi saya mengucapkan terimaskasih dan kami berharap perserta pelatihan bisa mengikuti kegiatan dengan baik dan nantinya bisa menjadi wirausaha baru,” ujar Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Pelaksana kegiatan sekaligus Founder LKP JIKAMAKA, Awiek Hadi Widodo, menjelaskan setiap lembaga mendapatkan dukungan anggaran sebesar 100 juta rupiah dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Melalui dukungan tersebut, peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga menerima peralatan usaha sesuai bidang keahlian, seperti kamera dan perlengkapan pendukung lainnya, agar dapat langsung memulai usaha secara mandiri setelah pelatihan selesai.
“Untuk bantuannya adalah 25 peserta Dimana setiap Lembaga itu mendapatkan anggaran sebesar 100 juta, nah dari anggaran tersebut nanti mereka sudah mendapatkan alat dan mereka sudah siap untuk menjalankan usahanya termasuk alat alat seperti kamera dan lain lain, total jumlah peserta tiap Lembaga lkp 25 orang,” kata Awiek Hadi Widodo, Pelaksana Kegiatan dan Founder LPK JIKAMAKA.
Awiek berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga pelatihan terus bisa diperkuat guna mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan visi misi Tabalong Smart.



