Langsung ke konten utama
Selamat Datang

Portal Informasi Kabupaten Tabalong

Kesehatan

Waspada! Kasus Rabies di Tabalong Naik, 2 Warga Meninggal

P
Portal-Tabalong
09 Jul 2025 17:301 menit baca
Waspada! Kasus Rabies di Tabalong Naik, 2 Warga Meninggal

Masyarakat Kabupaten Tabalong diminta waspada terhadap penyebaran kasus rabies yang saat ini mengalami peningkatan. Hingga Juni 2025, terdapat puluhan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR), dan 2 kasus kematian akibat suspek rabies.

Kasus rabies di Kabupaten Tabalong saat ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tabalong per Juni 2025, terdapat 73 kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Tabalong dan 2 kasus kematian suspek rabies. Sedangkan di tahun 2024, terdapat 70 kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) dengan nol kematian.

Di tahun ini, kasus rabies ditemukan tersebar di seluruh wilayah kerja puskesmas di Tabalong, dengan Puskesmas Murung Pudak menjadi puskesmas yang paling banyak ditemui kasus rabies. Adapun kasus didominasi oleh gigitan anjing liar yang terindikasi rabies.

Untuk mengantisipasi penularan rabies semakin luas, Dinas Kesehatan Tabalong bekerja sama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan memberikan vaksinasi rabies gratis terhadap hewan-hewan yang bisa menularkan rabies, seperti anjing, kucing, maupun monyet.

“Kami bekerja sama juga dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan agar melakukan vaksinasi terhadap hewan-hewan peliharaan supaya terhindar dari penyakit rabies. Tapi misalnya sekarang yang banyak menyebabkan rabies itu adalah anjing liar yang tidak dipelihara. Jadi anjing yang ada di hutan dan sebagainya, yang sudah tidak dipelihara lagi—nah itu yang kadang-kadang menyebabkan virus rabies cepat menyerang anjing tersebut. Sehingga ketika anjing menggigit, atau kucing menggigit atau mencakar manusia, maka bisa terkena rabies. Dan konsekuensi dari penyakit rabies ini bisa membawa kematian.” ujar Husin Ansari, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tabalong.

Rabies merupakan penyakit menular akut yang disebabkan oleh virus rabies yang menyerang sistem saraf pusat pada manusia dan hewan. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies, terutama anjing, kucing, serta monyet. Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat.

(Nova Arianti / TV Tabalong)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Mulai 3 Agustus 2026, Pemkab Tabalong Terapkan Aturan Baru Penjualan Pertalite di SPBU
    Ekonomi dan Bisnis·5 hari yang lalu

    Mulai 3 Agustus 2026, Pemkab Tabalong Terapkan Aturan Baru Penjualan Pertalite di SPBU

  2. 02
    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju
    Info Pemilu·1 bulan yang lalu

    Pilkades 2027 Terapkan Aturan Baru, Calon Tunggal Bisa Maju

  3. 03
    Bupati Sampaikan KUA PPAS Perubahan 2026, Prioritas Anggaran Daerah Mulai Dibahas
    Pemerintahan·5 hari yang lalu

    Bupati Sampaikan KUA PPAS Perubahan 2026, Prioritas Anggaran Daerah Mulai Dibahas

  4. 04
    Realisasi Anggaran Tembus 50 Persen, Komisi I DPRD Bahas Pergeseran Anggaran Dua SKPD
    Pemerintahan·4 hari yang lalu

    Realisasi Anggaran Tembus 50 Persen, Komisi I DPRD Bahas Pergeseran Anggaran Dua SKPD

  5. 05
    Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Tabalong Sebar Ratusan Bendera Merah Putih Ke-12 Kecamatan Se-Tabalong
    Info Tabalong·1 minggu yang lalu

    Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Tabalong Sebar Ratusan Bendera Merah Putih Ke-12 Kecamatan Se-Tabalong